Wednesday, September 9, 2026

Satu Tahun Perjalanan Butter Baby dari Blok M Menembus Pasar Global

Must Read

marketinginsight.id – Setahun yang lalu, kapal Butter Baby mendarat darurat di Jakarta dengan satu misi mengumpulkan 500 triliun ton mentega untuk menyelamatkan planet asalnya, Butterlandia. Namun, dalam perjalanannya, karakter ini justru menemukan rumah baru yang tak pernah direncanakan di Bumi.

Sementara itu, berawal dari gerai pertamanya di Blok M, dalam kurun satu tahun Butter Baby berkembang pesat menjadi character-led dessert universe.

Semesta unik ini berhasil mempertemukan kuliner, karakter, storytelling, desain, merchandise, dan pengalaman menarik dalam satu dunia yang terus bertumbuh.

Satu Tahun, Lima Gerai, Satu Patung Raksasa

Hanya dalam waktu satu tahun, ekspansi Butter Baby telah membawanya melompat jauh melampaui gerai pertamanya.

Saat ini, lima gerai beroperasi di Indonesia, termasuk instalasi landmark setinggi delapan meter seberat 7,5 ton di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Di sisi lain, Butter Baby juga mulai memperkenalkan semesta buatan Jakarta ini ke panggung internasional melalui aktivasi di Bangkok dan Los Angeles. Langkah strategis tersebut menjadi awal mula penjelajahan internasional bagi merek kuliner kreatif ini.

Menariknya, acara pop-up di Bangkok dimeriahkan oleh kehadiran deretan selebritas global seperti Jackson Wang, Bright Vachirawit, dan Gulf Kanawut.

Di saat bersamaan, kehadiran di Los Angeles sukses menarik perhatian sosok tersohor seperti North West, Kathy Hilton, hingga Mark Tuan secara organik.

Pencapaian internasional ini turut mengantarkan brand lokal tersebut meraih nominasi Webby Award. Lebih dari itu, dalam kurun waktu kurang dari setahun, Butter Baby sukses membawa pulang dua penghargaan di bidang inovasi brand.

Selanjutnya, ekosistem Butterlandia kini berkembang makin jauh melampaui ranah produk kuliner semata.

Koleksi merchandise Butter Baby—mulai dari bag charm, keychain, hingga karakter kolektibel—bahkan telah dipakai oleh nama-nama besar seperti Jaehyun NCT, Bright, Usher, Jason Derulo, Vernon Seventeen, hingga Jay Park.

Kepopuleran produk tersebut terbukti sukses membawa IP lokal ini masuk ke kehidupan sehari-hari penggemar global. Alhasil, kedekatan emosional konsumen dengan karakter tetap bertahan lama setelah mereka melangkah keluar dari gerai.

“Butter Baby terdampar di Jakarta, tetapi kemudian memilih untuk tinggal. Satu tahun ini bukan hanya tentang berapa banyak gerai yang kami buka atau penghargaan yang kami raih,” ungkap Karen Tjahja, Head of Marketing & Business Development Butter Baby.

Lantas, Head of Marketing & Business Development Butter Baby ini menambahkan bahwa hal paling berarti adalah melihat karakter dan dunia buatan Indonesia mulai menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. “Ini baru tahun pertama, dan masih banyak bagian dari Butterlandia yang ingin kami bawa lebih jauh,” tuturnya.

Indonesia Menjadi Rumah Pertama Butter Baby di Bumi

Awalnya, perjalanan tahun pertama Butter Baby sangat dibentuk oleh dinamika kota dan komunitas tempat perjalanannya dimulai. Interaksi intensif dengan pelanggan, kolaborator, serta kreator lokal ikut menempa identitas brand unik ini.

Maka dari itu, Indonesia bukan sekadar titik awal perjalanan Butter Baby di industri F&B. Indonesia adalah identitas utama yang akan terus dibawanya saat Butterlandia merambah ke berbagai belahan dunia.

Tepat pada ulang tahun pertamanya, 9 Agustus 2026, Butter Baby kembali ke Blok M untuk merayakan pencapaian tersebut bersama komunitas lewat acara Butter Baby Block Party.

Perayaan yang berlangsung pada Minggu malam itu menghadirkan perpaduan kuliner, musik, serta atmosfer komunitas yang solid.

Para pengunjung dapat menikmati sajian free-flow Butter Baby Donut dan beragam lini F&B dari brand pilihan seperti Everyday Weekend, Tori-Ma Kashi, Tacos El Taco, Jul’s Pizza, Hainambah, Tokyo 2100, Madhouse, Gemini Hard Iced Tea, hingga Beaches Brewing Co.

Tak ketinggalan, keseruan dilanjutkan dengan aneka permainan tematik Butterlandia dan penutupan meriah oleh DJ Merdi dari Diskoria.

Pesta perayaan ini kian semarak dengan kehadiran figur kenamaan seperti Carissa Putri, Gabriel Prince, Raline Shah, hingga Yoriko Angeline. Mereka tampak menikmati suasana pesta, mencicipi donat khas Butter Baby, serta berburu merchandise eksklusif.

Pada akhirnya, momen tersebut menjadi penanda perjalanan yang jauh lebih besar bagi ekosistem ini. Momen ini menggenapkan satu tahun sejak Butter Baby pertama kali hadir di Jakarta dan tumbuh bersama komunitasnya.

Tahun Pertama Baru Permulaan

Memasuki tahun kedua, Butter Baby bersiap memperluas jangkauan Butterlandia secara masif. Fokus pengembangan akan mencakup penguatan karakter, produk, merchandise, pengalaman imersif, serta penetrasi ke pasar-pasar baru.

Setelah sukses menembus pasar dari Blok M hingga Los Angeles dalam 12 bulan, Butter Baby kini bersiap mengekspansi panggung internasional berikutnya. Kota Bangkok dipastikan menjadi salah satu destinasi utama dalam agenda ekspansi mendatang.

Memang, Butter Baby mungkin mendarat di Bumi secara tidak sengaja. Namun setelah genap satu tahun, Indonesia telah resmi menjadi rumah pertamanya dan perjalanan panjangnya baru saja dimulai.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026 Lewat Koleksi HARSA

marketinginsight.id – LAKON Indonesia menutup rangkaian BRI JF3 Fashion Festival 2026 melalui presentasi koleksi terbarunya bertajuk HARSA pada 29 Juli...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img