Tuesday, September 8, 2026

Kinerja Semester I 2026 Venteny Tumbuh Berkelanjutan

Must Read

marketinginsight.id – Dinamika industri keuangan digital dan penyediaan solusi modal kerja bagi para pelaku usaha nasional terus menunjukkan tren ekspansi yang positif. Tren ini menegaskan pentingnya efisiensi tata kelola finansial demi menjaga keberlanjutan bisnis di tengah iklim ekonomi yang semakin kompetitif.

Penguatan penetrasi pembiayaan produktif kini menjadi salah satu pendorong utama stabilitas ekosistem keuangan perusahaan. Di samping itu, integrasi layanan kesejahteraan karyawan berbasis teknologi digital juga semakin diminati oleh berbagai korporasi.

Sinergi antara pembiayaan produktif dan ekosistem digital terbukti mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan. Kombinasi strategi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

PT Venteny Fortuna International Tbk (Venteny) turut berpartisipasi dalam acara Public Expose Live 2026 dalam Rangka 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia atas undangan dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga transparansi dan keterbukaan informasi kepada pemegang saham, investor, serta seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menyampaikan perkembangan kinerja dan strategi bisnis Perseroan hingga Semester I 2026.

Dalam Public Expose ini, Perseroan memaparkan kinerja keuangan, perkembangan masing-masing lini bisnis, serta strategi Perseroan dalam menjaga momentum pertumbuhan sepanjang 2026. Hingga Semester I 2026, Venteny mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp105,8 miliar, meningkat 1,8% secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini mencerminkan perkembangan positif dari strategi Perseroan yang tetap mengedepankan pertumbuhan positif. Langkah tersebut ditempuh dengan mengoptimalkan sinergi antara B2B Financial Services dan B2B2E melalui Venteny Employee Super App dengan menjaga prinsip kehati-hatian.

Lini B2B Financial Services masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan 57,5% dari total pendapatan, yaitu sebesar Rp60,9 miliar pada Semester I 2026, tumbuh 8,1% YoY. Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya kebutuhan terhadap solusi pembiayaan yang relevan bagi pelaku usaha, khususnya segmen UMKM dan korporasi.

Selain itu, perluasan akses terhadap pembiayaan produktif berhasil didorong melalui dukungan teknologi dan jaringan ekosistem yang semakin kuat. Di tengah perkembangan industri pembiayaan yang semakin dinamis dan lanskap regulasi yang terus berkembang, Venteny secara konsisten menerapkan pendekatan pertumbuhan yang prudent.

Pendekatan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan kualitas portofolio dan keberlanjutan bisnis. Perseroan juga terus mengeksplorasi peluang perluasan pasar dengan memperkuat strategic partnership serta mengembangkan inovasi solusi pembiayaan.

Langkah ini dirancang untuk mendukung UMKM, bisnis, dan karyawan yang merupakan target pasar utama Perseroan. Strategi tersebut menjadi bagian dari komitmen Perseroan dalam menerapkan misi perusahaan serta menjaga fundamental yang sehat.

Sementara itu, B2B2E Employee Super App mencatatkan pendapatan sebesar Rp44,9 miliar, yang menyumbang 42,5% dari total pendapatan pada semester I 2026. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan perusahaan terhadap solusi integrasi layanan untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan finansial, dan keterikatan karyawan.

Melalui Employee Super App, Perseroan terus memperluas relevansi layanan dengan menghadirkan berbagai solusi praktis. Langkah ini ditujukan agar dapat digunakan oleh perusahaan maupun karyawan sekaligus menciptakan interaksi digital yang lebih tinggi.

Ke depan, Perseroan akan terus mengoptimalkan basis pengguna dan jaringan perusahaan yang telah terbentuk. Optimalisasi ini dilakukan melalui peningkatan penetrasi produk, penggunaan, serta monetisasi layanan.

Strategi ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi B2B2E terhadap pendapatan. Pada saat yang sama, langkah tersebut diproyeksikan meningkatkan lifetime value dari setiap perusahaan dan pengguna dalam ekosistem.

Group CFO Venteny Kaleb Solaiman menyampaikan bahwa pencapaian Semester I 2026 menjadi bagian penting dari perjalanan Perseroan. Pencapaian ini difokuskan untuk membangun pertumbuhan bisnis yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Pihaknya melihat Semester I 2026 bukan hanya dari pencapaian revenue, tetapi juga dari upaya memperkuat fundamental bisnis. B2B Financial Services dan B2B2E Employee Super App memiliki karakteristik yang berbeda, namun keduanya saling melengkapi.

Financial Services memberikan akses terhadap solusi pembiayaan produktif bagi para pelaku usaha. Sementara itu, Employee Super App memperluas konektivitas Perseroan dengan perusahaan mitra dan para karyawan.

Menurut Pimpinan Keuangan Venteny tersebut, strategi ke depan akan semakin diarahkan pada pertumbuhan yang scalable, sustainable, dan profitable. Fokus ini dijalankan dengan tetap menjaga kualitas bisnis serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pihaknya ingin memastikan setiap strategi tidak hanya menghasilkan pertumbuhan jangka pendek, melainkan juga membangun recurring value. Upaya ini sekaligus memperkuat posisi Perseroan dalam jangka panjang di pasar modal nasional.

Dukungan ekosistem yang semakin luas, perkembangan teknologi, serta kerja sama strategis memperkuat optimisme Perseroan. Hal ini menjadi modal utama untuk menangkap peluang pertumbuhan yang lebih besar di sepanjang 2026.

Memasuki paruh kedua 2026, Perseroan akan berfokus pada tiga agenda utama. Tiga agenda tersebut meliputi penguatan core business, perluasan ekosistem, dan peningkatan kualitas monetisasi.

Dari sisi core business, Perseroan terus mendorong inovasi produk teknologi yang mampu menghasilkan margin tinggi. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen untuk membangun lini bisnis yang tidak hanya bertumbuh secara volume, tetapi juga sehat secara fundamental.

Di saat yang sama, manajemen risiko kredit yang terukur diterapkan secara disiplin. Penerapan ini bertujuan menjaga perputaran modal tetap optimal serta meminimalkan potensi risiko gagal bayar.

Selanjutnya dari sisi ekosistem, Perseroan terus memperkuat kerja sama strategis dengan berbagai mitra bisnis. Langkah ini turut diiringi upaya memperluas jaringan penyaluran serta memperkuat sumber pendanaan modal.

Dukungan pendanaan dari mitra lokal juga dikembangkan secara berkelanjutan. Melalui strategi ini, Perseroan memiliki fondasi permodalan yang lebih kokoh untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Seluruh rencana strategis Perseroan selaras dengan visi besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut diwujudkan dengan membangun fondasi bisnis yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan bagi ekosistem keuangan digital Indonesia.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

in-Lite Hadirkan Paviliun Cahya di ARCH ID 2026

marketinginsight.id – Arsitektur tidak hanya soal bentuk bangunan, tetapi sebagai ekologi kolaboratif, tempat pengetahuan mengalir lintas disiplin dan batas-batasnya melebur...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img