Tuesday, September 8, 2026

Huawei dan BSSN Resmi Perbarui Kerja Sama Keamanan Siber

Must Read

marketinginsight.id – Huawei kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan pengetahuan di bidang keamanan siber melalui pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi bersama CEO Huawei Indonesia Guo Hailong.

Momen penting ini turut disaksikan oleh Huawei Global Cybersecurity and Privacy Officer Sean Yang. Pembaruan kesepakatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam membangun kapasitas keamanan siber nasional.

Langkah tersebut sejalan dengan semangat quad-helix dalam Strategi Keamanan Siber dan Sandi yang menempatkan sektor swasta pada peran vital.

Kerja sama yang kuat dan berkelanjutan antara BSSN dan Huawei diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital.

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi berharap kolaborasi ini menjadi katalis lahirnya berbagai program pengembangan keamanan siber yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Selaras dengan hal itu, Sean Yang menegaskan bahwa kemajuan kolaborasi selalu berlandaskan pada rasa saling percaya.

Membangun ekosistem kepercayaan digital yang tangguh membutuhkan keterlibatan aktif dan kerja sama erat dari seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen bersama ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan dunia cerdas yang aman dan tepercaya di Indonesia.

Di samping itu, Cyber Security and Privacy Officer (CSPO) Huawei Indonesia Syarbeni menjelaskan bahwa keamanan siber merupakan tantangan kompleks yang tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Menurutnya, penanganan ancaman siber secara efektif membutuhkan pendekatan terkoordinasi dari sektor industri hingga masyarakat luas.

Syarbeni menambahkan, penggabungan kekuatan dan pemanfaatan praktik terbaik akan memperkuat kapabilitas perlindungan data pribadi serta keamanan siber nasional.

Rekam jejak kerja sama BSSN dan Huawei sendiri telah berlangsung sejak pertama kali ditandatangani pada 29 Oktober 2019, lalu diperbarui pada 2021 dan 2023.

Hingga saat ini, kemitraan strategis tersebut telah menghasilkan lebih dari 200 kegiatan kolaboratif yang melibatkan lebih dari 39.000 peserta.

Program pelatihan yang digelar mencakup pengembangan keterampilan khusus di bidang pertahanan berbasis kecerdasan buatan (AI) hingga keamanan siber industri.

Inisiatif kolaboratif ini mencakup penyusunan riset bersama, seminar, pelatihan, kampanye kesadaran siber, hingga asesmen tingkat kematangan.

Sinergi berkelanjutan tersebut sekaligus menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam memitigasi tantangan keamanan di era AI dan komputasi kuantum.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Primaya Hospital Bekasi Barat Resmikan Wellness Center

marketinginsight.id – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebelum penyakit muncul masih menjadi tantangan. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img