Wednesday, September 9, 2026

DBS Dukung Penerbitan Obligasi Panda Perdana Pemerintah Indonesia

Must Read

marketinginsight.id – Indonesia mencatat pencapaian penting di pasar modal melalui kesuksesan penerbitan Obligasi Panda senilai RMB7 miliar.

Penerbitan ini menjadi obligasi negara (sovereign bond) Indonesia pertama yang diluncurkan di pasar obligasi domestik Tiongkok.

Guna mendukung transaksi bersejarah tersebut, DBS bertindak sebagai Joint Lead Underwriter dan Joint Bookrunner.

Penunjukan ini sekaligus menandai mandat perdana DBS untuk penerbitan Obligasi Panda oleh emiten non-bank asal Asia Tenggara.

Penerbitan instrumen ini mencerminkan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendiversifikasi sumber pembiayaan pembangunan. Selain itu, langkah tersebut memperluas akses bagi investor di berbagai pasar serta mata uang.

Di samping itu, inisiatif strategis ini memperkuat akses pendanaan jangka panjang bagi Indonesia. Hubungan ini turut memperdalam konektivitas keuangan nasional dengan pasar modal Tiongkok.

Guna memperkuat debut di pasar modal Tiongkok, obligasi diluncurkan dalam dua seri pendanaan. Seri pertama senilai RMB5,6 miliar dengan tenor tiga tahun berkupon 1,90%, sedangkan seri kedua senilai RMB1,4 miliar dengan tenor lima tahun berkupon 2,19%.

Transaksi tersebut mendapat partisipasi kuat dari beragam investor institusional. Investor yang terlibat mencakup bank domestik, lembaga pengelolaan kekayaan, perusahaan sekuritas, hingga lembaga investasi pemerintah.

Sebagai satu-satunya bank asing penjamin emisi utama, DBS mendukung penerbit melalui penyelenggaraan roadshow virtual maupun tatap muka. Upaya kolaboratif ini berhasil membuahkan peringkat AAA untuk obligasi tersebut dari China Lianhe Credit Ratings.

President Director PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, menyatakan bahwa langkah ini membantu Indonesia memperluas akses kepada investor baru berbasis renminbi. Keunggulan jaringan DBS terbukti menjadi jembatan keuangan strategis di kawasan regional.

Lim Chu Chong menambahkan bahwa jaringan ini dapat memfasilitasi lebih banyak emiten ASEAN untuk memasuki pasar modal Tiongkok. Inisiatif tersebut secara langsung mendorong pembiayaan, investasi, dan konektivitas keuangan kawasan.

Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia berhasil mencetak rekor nilai penerbitan Obligasi Panda di pasar Tiongkok. Keberhasilan transaksi ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi nasional.

Pada penawaran perdana ini, permintaan investor melonjak hingga mencapai sekitar RMB17 miliar atau 2,4 kali dari nilai penerbitan. Tingginya minat pasar memungkinkan pemerintah memperoleh biaya pendanaan yang sangat kompetitif.

Momentum penerbitan Obligasi Panda ini berlangsung di tengah ketidakpastian pasar keuangan global akibat dinamika suku bunga dan nilai tukar.

Dalam situasi tersebut, diversifikasi sumber pembiayaan menjadi instrumen krusial untuk mengurangi ketergantungan pendanaan.

Langkah ini turut memperkaya opsi pembiayaan pemerintah sekaligus meningkatkan fleksibilitas pengelolaan utang negara.

Strategi tersebut sejalan dengan upaya membangun struktur pembiayaan yang lebih tangguh terhadap gejolak eksternal.

President and Chief Executive Officer DBS China, Ginger Cheng, mengungkapkan rasa bangganya dapat mendukung Pemerintah Indonesia dalam transaksi bersejarah ini. Pencapaian tersebut menandai perluasan akses Indonesia ke salah satu pasar obligasi terbesar di dunia.

Penerbitan Panda Bond ini menjadi kelanjutan dari penerbitan Obligasi Dimsum senilai RMB9,25 miliar di Hong Kong SAR pada Februari lalu. Di saat yang sama, keberhasilan ini memberikan sinyal positif atas stabilitas fiskal dan prospek ekonomi Indonesia.

Kesuksesan kemitraan ini membuktikan komitmen Bank DBS Indonesia sebagai mitra tepercaya untuk pertumbuhan ekonomi nasional.

Bank DBS juga secara aktif memanfaatkan kualifikasinya sebagai Appointed Cross-Currency Dealer untuk mata uang renminbi dan rupiah.

Sinergi erat antara tim DBS di Tiongkok, Indonesia, dan kawasan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Langkah ini bertujuan mendorong arus modal lintas batas serta memperkuat kerja sama ekonomi multilateral antara Tiongkok dan Asean.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Marriott Bonvoy Gelar Pameran Pernikahan di The St Regis Jakarta

marketinginsight.id – Momen sakral pernikahan kini tidak lagi sekadar tentang upacara janji suci, melainkan sebuah refleksi dari perjalanan cinta yang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img