Agoda Luncurkan Asisten AI untuk Permudah Pemesanan Perjalanan

Must Read

marketinginsight.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini merambah sektor industri pariwisata guna memberikan kemudahan ekstra bagi para pelancong global. Integrasi sistem cerdas pada platform pemesanan digital dirancang untuk memangkas kerumitan riset liburan yang sering kali memakan waktu lama.

Transformasi layanan tersebut menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengguna dalam menyusun rencana perjalanan secara instan dan terpusat. Wisatawan dapat menjelajahi jutaan opsi akomodasi tanpa harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.

Inovasi pemanfaatan teknologi berbasis percakapan ini menjadi standar baru dalam industri perhotelan dan agen perjalanan daring. Langkah strategis ini diproyeksikan mampu mendongkrak efisiensi pemesanan sekaligus memberikan pengalaman navigasi wisata yang jauh lebih personal.

Platform perjalanan digital Agoda memperkenalkan pengalaman pemesanan baru melalui Asisten AI. Fitur ini telah tersedia bagi pengguna di 21 negara, termasuk Indonesia, untuk membantu perencanaan hingga pemesanan.

Proses perencanaan perjalanan sering kali mengharuskan wisatawan berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain. Hambatan ini memicu keraguan terkait kesesuaian harga serta ketersediaan opsi pada tanggal yang diinginkan.

Fitur Asisten AI Agoda hadir menggabungkan perencanaan percakapan dengan akses ke jutaan pilihan akomodasi dan transportasi. Wisatawan dapat membandingkan opsi hingga menyelesaikan pemesanan tanpa mengulang pencarian.

Pengguna dapat meminta bantuan Asisten AI untuk menyusun itinerary liburan secara mendalam. Sistem ini mampu mengingat preferensi pengguna guna menyesuaikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan.

Seluruh informasi disajikan dalam satu tampilan perencana perjalanan yang terstruktur. Pelanggan dapat mengelola pemesanan mendatang sekaligus mencatat destinasi impian secara simultan.

Hasil uji coba beta menunjukkan peningkatan pemesanan paket perjalanan terpadu bagi pengguna fitur ini. Integrasi pencarian web turut memberikan informasi terkini dari internet dan inventaris platform.

Model OpenAI digunakan sebagai teknologi utama untuk mendukung percakapan interaktif. Sementara itu, integrasi Gemini dan Google Maps Grounding dimanfaatkan untuk menampilkan rekomendasi tempat.

Omri Morgenshtern, Chief Executive Officer Agoda, menyatakan proses perencanaan perjalanan saat ini masih terlalu tersebar. Pihaknya ingin mengurangi pekerjaan berulang agar wisatawan mengambil keputusan lebih percaya diri.

Aplikasi pemesanan ini memuat akses ke lebih dari 6 juta opsi akomodasi dan ratusan ribu rute penerbangan. Ekosistem tersebut diperlengkap dengan puluhan ribu pilihan aktivitas wisata di berbagai destinasi.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

BSD City Wujudkan Konsep Green Living Holistik

marketinginsight.id – Di tengah tantangan urbanisasi dan krisis iklim global, konsep green living telah menjadi tolok ukur utama keberhasilan kota...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img