AMD Perkuat Kemitraan dengan Meta untuk Infrastruktur Superintelligence

Must Read

marketinginsight.id – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan global kini memasuki babak baru yang menuntut ketersediaan infrastruktur komputasi dengan skala masif. Kebutuhan akan daya komputasi tinggi menjadi fondasi utama bagi perusahaan teknologi besar untuk mewujudkan ekosistem kecerdasan super (superintelligence) yang andal.

Menjawab tantangan tersebut, kolaborasi strategis antar-raksasa teknologi dunia semakin diperkuat guna menghadirkan solusi infrastruktur rack-scale berkapasitas gigawatt. Kemitraan ini mencakup integrasi mendalam antara perangkat keras, perangkat lunak, hingga arsitektur silikon generasi terbaru untuk mendukung operasional layanan berskala global.

Sinergi berkelanjutan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan performa pusat data, tetapi juga memperluas adopsi model kecerdasan buatan mutakhir secara efisien. Langkah tersebut menandai tonggak penting dalam penyediaan infrastruktur masa depan yang mampu melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.

AMD menyoroti kemitraan strategis dengan Meta dalam pengumuman resminya. Dalam pengumuman tersebut, AMD menyampaikan bahwa solusi rack-scale AMD Helios telah berjalan di Meta, prosesor AMD EPYC mendukung agen AI Muse milik Meta, serta teknologi AMD menyediakan dukungan Day-0 untuk model-model Meta, termasuk Muse Spark Open dan Muse Glimmer.

Kemitraan ini melanjutkan kolaborasi dan proses perancangan bersama yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di berbagai bidang. Kerjasama tersebut mencakup prosesor AMD EPYC, GPU AMD Instinct, teknologi jaringan AMD Pensando, serta infrastruktur AI AMD ROCm.

Chair and CEO AMD, Lisa Su, menyatakan bahwa Meta telah membangun kemitraan melalui kolaborasi teknis yang mendalam selama bertahun-tahun. Su menambahkan bahwa dengan Helios yang kini telah berjalan di Meta, kemitraan ini dibawa ke skala yang lebih besar dalam era kecerdasan super.

Pihaknya membangun dan menerapkan infrastruktur berskala gigawatt serta membentuk generasi mendatang dari silikon, perangkat lunak, dan sistem. Langkah ini bertujuan mendukung model serta layanan kecerdasan super Meta yang paling ambisius.

Founder and CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengungkapkan bahwa AMD telah menjadi mitra utama dalam membangun infrastruktur komputasi yang menjalankan model-model mutakhir. Zuckerberg menyebutkan bahwa Meta melakukan investasi besar dalam daya komputasi yang memungkinkan hadirnya kecerdasan super personal bagi semua orang, dan AMD memainkan peran penting dalam upaya tersebut.

Teknologi AMD mendukung infrastruktur Meta di berbagai bidang yang mencakup komputasi, jaringan, sistem, dan perangkat lunak. Solusi rack-scale AMD Helios tahap awal telah dipasang dan sedang menjalani pengujian oleh Meta sebagai bagian dari persiapan menuju penerapan yang lebih luas.

Prosesor AMD EPYC mendukung lingkungan komputasi khusus yang digunakan oleh agen AI personal Muse milik Meta. Meta telah menerapkan jutaan prosesor EPYC dari berbagai generasi dan menjadi salah satu pelanggan utama untuk CPU EPYC Generasi keenam.

Kedua perusahaan juga berkolaborasi dalam pengembangan generasi prosesor berikutnya, termasuk Verano. GPU AMD Instinct saat ini digunakan dalam lingkungan produksi di infrastruktur Meta untuk pelatihan model, peringkat, serta mesin rekomendasi.

Meta merupakan salah satu pelanggan awal yang terlibat dalam pendefinisian arsitektur AMD Instinct MI450 dan akan menerapkan GPU AMD Instinct khusus yang dioptimalkan untuk beban kerjanya. Kolaborasi ini turut menjadi masukan bagi pengembangan platform AMD di masa mendatang, termasuk GPU seri AMD Instinct MI500 dan sistem rack-scale generasi berikutnya.

AMD dan Meta berkolaborasi dalam mengembangkan ROCm melalui PyTorch guna memastikan para pengembang dapat langsung memanfaatkan GPU AMD. Selain itu, AMD telah

menyediakan dukungan Day-0 untuk model Muse Spark Open milik Meta pada GPU AMD Instinct, serta untuk Muse Glimmer pada PC AMD Ryzen AI dan GPU AMD Radeon.

Kedua perusahaan telah memperluas kolaborasi perangkat lunak mereka ke pelatihan AI berskala besar dengan mengoptimalkan model rekomendasi pada GPU AMD Instinct MI350X. Mereka juga berkontribusi pada peningkatan PyTorch, Triton, dan ROCm agar dapat dimanfaatkan oleh para pengembang lainnya.

Seiring dengan pengembangan kapabilitas AI Meta, kedua pihak bekerja sama dalam bidang silikon, perangkat lunak, dan sistem untuk menjawab kebutuhan pengoperasian infrastruktur AI yang melayani miliaran orang. Kedua perusahaan telah menyelaraskan peta jalan produk dan keputusan rekayasa berdasarkan beban kerja Meta saat ini maupun di masa mendatang.

Kolaborasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini terus berkembang dengan fokus pada pembangunan dan penerapan sistem AI terintegrasi berskala gigawatt. Selain itu, AMD akan menginvestasikan 1 miliar dolar AS dalam penawaran ekuitas Meta.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Bank Neo Commerce Dan Akulaku Group Salurkan Bantuan Gempa NTT

marketinginsight.id – Bencana alam di berbagai wilayah nusantara selalu menuntut kepedulian serta aksi nyata dari berbagai elemen. Kolaborasi lintas sektor...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img