marketinginsight.id – Perkembangan teknologi digital terus mendorong lahirnya inovasi perlindungan finansial yang makin aplikatif bagi aktivitas harian masyarakat. Langkah ini menjadi jawaban atas tingginya risiko cuaca tak menentu yang sering kali mengganggu mobilitas hingga aktivitas perekonomian warga.
Kehadiran produk asuransi mikro modern kini makin mempermudah proses mitigasi risiko tanpa membebankan skema klaim yang rumit. Integrasi ke dalam ekosistem pembayaran digital menjadi strategi penting untuk menjangkau lapisan masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan formal.
Sinergi antara penyedia teknologi insurtech dan platform dompet digital kembali menghadirkan terobosan baru dalam portofolio perlindungan konsumen. Inovasi ini dirancang agar manfaat perlindungan dapat dirasakan secara langsung dan cepat saat gangguan cuaca terjadi.
Igloo mengumumkan kemitraan dengan DANA untuk meluncurkan DANA Rain Protection, sebuah produk asuransi cuaca parametrik yang dirancang untuk konsumen. Produk ini menjadi yang pertama menghadirkan perlindungan hujan all-in-one bagi konsumen sehari-hari yang dirancang menyesuaikan dengan aktivitas dan kebutuhan masyarakat.
DANA Rain Protection memberikan kompensasi secara otomatis ketika curah hujan di lokasi pengguna mencapai 2,5 mm atau lebih selama periode perlindungan. Proses klaim dilakukan tanpa dokumen dan verifikasi oleh petugas, dengan validasi otomatis menggunakan data curah hujan dari satelit dan koordinat GPS pengguna.
Dengan premi sebesar Rp500 per polis, DANA Rain Protection memberikan perlindungan terhadap risiko yang selama ini belum banyak tercakup oleh produk asuransi konvensional. Hujan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari kenaikan tarif transportasi online, pembatalan aktivitas luar ruang, keterlambatan perjalanan, hingga berkurangnya jumlah pelanggan bagi pelaku usaha kecil.
Tingkat penetrasi asuransi di Indonesia saat ini berada di angka 2,7 persen, termasuk yang terendah di kawasan. Sementara itu, gangguan aktivitas sehari-hari akibat cuaca masih belum mendapatkan perlindungan asuransi bagi sebagian besar dari 280 juta penduduk Indonesia.
Secara historis, asuransi parametrik banyak digunakan oleh petani untuk melindungi hasil panen dari risiko kekeringan atau banjir. Berbeda dengan asuransi konvensional, asuransi parametrik menggunakan parameter eksternal yang dapat diukur, seperti curah hujan yang tercatat melalui satelit sebagai pemicu pembayaran klaim.
Sistem ini berjalan tanpa memerlukan penilaian kerugian secara manual oleh petugas. Dengan proses tersebut, biaya administrasi untuk setiap klaim dapat ditekan secara signifikan.
Co-Founder dan CEO Igloo, Raunak Mehta menyatakan bahwa asuransi parametrik selama ini telah membantu menyelesaikan persoalan penting yang dihadapi para petani. Teknologi yang dikembangkan Igloo selama bertahun-tahun mampu membuat solusi khusus menjadi lebih relevan dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Langkah ini sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang harus beraktivitas di tengah hujan deras. Raunak menambahkan, jangkauan DANA yang luas dapat membuat produk ini segera menjangkau jutaan pengguna dan menghadirkan perlindungan di tengah aktivitas harian.
DANA dan Igloo sebelumnya telah bekerja sama menghadirkan lima produk asuransi yang didistribusikan melalui platform dompet digital DANA. Kelima produk tersebut meliputi Electronics Protection, Phone Screen Protection, Food Poisoning Protection, Movie Ticket Cancellation, dan Cyber Protection.
Produk terbaru lainnya, DANA BNPL Protection, juga diluncurkan pada bulan ini. Produk perlindungan kecelakaan diri yang terintegrasi dalam layanan buy now pay later DANA ini memberikan pelunasan atas saldo tagihan pengguna apabila meninggal dunia, mengalami cacat tetap, menjalani rawat inap, atau kehilangan pekerjaan.
DANA BNPL Protection juga memberikan manfaat tunai dengan premi sebesar Rp1.000 per bulan. Sementara itu, DANA Rain Protection menjadi produk asuransi parametrik pertama dalam portofolio kerja sama Igloo dan DANA.
Jika produk-produk sebelumnya menggunakan proses klaim konvensional, DANA Rain Protection memanfaatkan data satelit dan GPS untuk memvalidasi serta menyelesaikan klaim secara otomatis. Kehadiran produk ini sekaligus memperluas kategori perlindungan yang ditawarkan melalui kemitraan kedua perusahaan.
Chief Finance Officer DANA, Yattha Saputra menegaskan bahwa layanan keuangan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Cuaca yang tidak menentu dapat mengganggu mobilitas, aktivitas harian, bahkan pendapatan warga.
Melalui kolaborasi dengan Igloo, DANA Rain Protection menghadirkan perlindungan terjangkau dalam alur pembayaran yang sudah familiar bagi pengguna. Teknologi klaim parametrik memungkinkan manfaat perlindungan diberikan secara otomatis tanpa formulir maupun waktu tunggu.
Igloo melihat arsitektur teknologi otomatisasi dan pemantauan satelit real-time ini dapat dikembangkan untuk berbagai sektor lainnya. Teknologi tersebut dapat mendukung platform transportasi online, pengantaran, restoran, peritel, hingga pelaku usaha pariwisata yang rentan mengalami penurunan pendapatan saat hujan deras.
Saat ini, DANA Rain Protection dan DANA BNPL Protection sudah dapat diakses langsung melalui aplikasi DANA.
Redaksi



