Wednesday, July 8, 2026

AWS Luncurkan Pelatihan Cloud dan AI Gratis di Indonesia

Must Read

marketinginsight.id – Transformasi digital Indonesia memasuki fase baru. Di berbagai sektor industri, adopsi AI terus meningkat pesat.

Namun, mengubah momentum tersebut menjadi dampak yang berkelanjutan akan sangat bergantung pada satu faktor krusial. Faktor tersebut adalah talenta dengan keterampilan yang tepat.

Pemerintah Indonesia telah menempatkan talenta digital sebagai inti dari visi Indonesia Emas 2045. Pada Februari 2026, Menteri Komunikasi dan Digital menaikkan target talenta digital nasional menjadi 12 juta pada 2030.

Langkah ini menegaskan besarnya ambisi Indonesia sekaligus urgensi untuk bertindak. Namun, menurut studi ‘Unlocking Indonesia’s AI Potential’ 2025 yang ditugaskan oleh AWS, 57% pelaku usaha menyebut kurangnya keterampilan digital sebagai hambatan utama.

Padahal, adopsi AI terus melonjak di dalam negeri. Tercatat ada 18 juta pelaku usaha di Indonesia yang telah menggunakannya.

Untuk menjembatani kesenjangan ini, AWS mengumumkan dua inisiatif baru di Indonesia. Inisiatif pertama adalah IndonesiapandAI, program pelatihan keterampilan cloud dan AI gratis dalam bahasa Indonesia.

Program tersebut membuat pembelajaran lebih mudah diakses oleh masyarakat di setiap tahap perjalanan belajar mereka. Inisiatif kedua adalah Mastering AI for Nation-Building (MAIN), sebuah program akselerator karier yang menghubungkan peserta dengan peluang penempatan kerja.

IndonesiapandAI, yang diambil dari kata pandai, adalah program pengembangan keterampilan nasional AWS untuk Indonesia. Program ini dirancang untuk mendemokratisasi akses pembelajaran cloud dan Generative AI (GenAI).

Program ini ditujukan bagi seluruh masyarakat Indonesia berusia 18 tahun ke atas. Akses dibuka tanpa memandang domisili, latar belakang, maupun pengalaman teknis sebelumnya.

Di samping itu, program menawarkan dua jalur pembelajaran gratis yang dapat dipelajari secara mandiri. Jalur tersebut adalah Cloud Essentials serta ML & Gen AI on AWS.

Peserta asal Indonesia yang memenuhi syarat dan menyelesaikan seluruh kursus dapat berkesempatan mengikuti ujian sertifikasi. Ujian sertifikasi AWS yang relevan ini diberikan tanpa biaya selama kuota masih tersedia.

Untuk memperluas skalanya dengan lebih cepat, IndonesiapandAI juga melatih para guru sebagai pengganda dampak. Bekerja sama dengan Yayasan Sagasitas Indonesia, sebanyak 22 guru dari lima sekolah dalam jaringan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) telah menyelesaikan pelatihan intensif.

Kelima sekolah tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jawa Timur, Banten, Yogyakarta, Jawa Barat, hingga Sumatera Utara. Para guru mengikuti lokakarya praktis yang dipandu oleh instruktur.

Dalam lokakarya tersebut, mereka belajar membangun aplikasi GenAI sendiri menggunakan PartyRock. PartyRock merupakan situs GenAI milik AWS yang memungkinkan pendidik menghadirkan pengalaman belajar diperkaya AI secara gratis.

Kini, mereka akan membawa keterampilan baru tersebut kembali ke sekolah masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk membantu melatih rekan guru lainnya dan memperluas literasi AI secara berkelanjutan.

IndonesiapandAI diumumkan pada 23 Juni di Jakarta. Acara diselenggarakan oleh YPKBI dan AWS untuk mengapresiasi hasil yang dicapai para peserta guru.

Sebelum mengikuti program ini, AI terasa seperti sesuatu yang jauh dari ruang kelas. Penjelasan tersebut disampaikan oleh Ahmad Purwanto selaku Guru Bahasa Inggris di SMA Al Hikmah Boarding School.

Menurut Ahmad Purwanto, pelatihan industri secara langsung dan sertifikasi gratis berstandar global membantu memahami ekspektasi industri. Membangun aplikasi Generative AI sendiri menyadarkan pendidik bahwa siswa bisa dibekali keterampilan praktis.

Sementara itu, Pendiri dan Ketua Dewan Pembina YPKBI Dirgayuza Setiawan mengapresiasi kolaborasi bersama AWS Indonesia. Program ini membuktikan hasil yang luar biasa ketika teknologi kelas dunia dan pendidikan bersatu.

Para guru dari lima sekolah kini tidak hanya memahami Generative AI. Mereka juga mampu membangun proyek AI sendiri dan membidik sertifikasi AWS Certified AI Practitioner.

Model pemberdayaan yang digerakkan oleh guru ini sejalan dengan visi pemerintah. Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia sekaligus anggota Dewan Pengawas YPKBI Meutya Viada Hafid menyatakan AI harus berfungsi sebagai alat pencipta kesetaraan peluang.

Oleh karena itu, pembangunan ekosistem AI Indonesia harus dimulai dengan penguatan sumber daya manusia. Kolaborasi melalui IndonesiapandAI membuktikan bahwa berinvestasi pada satu orang guru dapat memberikan dampak bagi ribuan siswa.

Dampak berantai ini akan mengakselerasi lahirnya talenta digital Indonesia. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa manfaat teknologi AI dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat.

Selain program tersebut, AWS juga memperkenalkan MAIN sebagai program akselerator karier gratis. Program yang berlangsung selama lima bulan ini berfokus membantu generasi muda di Jawa Barat dengan keterampilan AI praktis.

Dikembangkan oleh AWS bersama Alkademi Foundation dan Ikatan Alumni ITB, program dijalankan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung. Inisiatif ini mendukung upaya Kementerian Ketenagakerjaan dalam mengubah pusat pelatihan vokasi menjadi pusat talenta.

MAIN sendiri ditujukan bagi dua kelompok peserta dewasa. Kelompok tersebut adalah alumni SMK serta mahasiswa dan lulusan baru perguruan tinggi.

Pelatihan akan disampaikan melalui tiga tahap bertingkat. Tahap awal mencakup modul pembelajaran mandiri dan sesi hibrida, dilanjutkan pelatihan teknis, dan diakhiri dengan bootcamp intensif.

Peserta terbaik selanjutnya dapat memenuhi syarat untuk memperoleh sertifikasi tanpa biaya. Sertifikasi yang bisa didapatkan adalah AWS Certified AI Practitioner atau sertifikasi nasional dari BNSP.

Para peserta akan bekerja dengan perangkat industri seperti Amazon Bedrock dan Kiro. Mereka mempelajari cara merancang dan membangun sistem cerdas untuk penerapan di dunia nyata.

IndonesiapandAI dibangun di atas rekam jejak AWS yang telah melatih lebih dari satu juta masyarakat sejak 2017. Inisiatif ini menandai babak berikutnya dalam komitmen mendukung tenaga kerja digital Indonesia.

Terkait hal ini, AWS berkomitmen untuk membantu mengembangkan talenta digital yang dibutuhkan. Pernyataan tersebut dipaparkan oleh Yashinta Bahana selaku Head of APJ Market Expansion & Strategic Partnerships AWS.

Menurut Yashinta Bahana, program ini mencerminkan keyakinan bahwa cloud dan AI harus dapat diakses oleh semua orang. Masa depan sedang ditulis saat ini dan setiap orang Indonesia memiliki tempat di dalamnya.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Courtyard by Marriott Manado Resmi Beroperasi

marketinginsight.id – Courtyard by Marriott mengumumkan pembukaan Courtyard by Marriott Manado yang menandai kehadiran perdana merek ini di Pulau Sulawesi. Mengusung...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img