marketinginsight.id – Dataiku, Platform untuk Kesuksesan AI, mengumumkan telah dinobatkan sebagai Pemimpin dalam Gartner® Magic Quadrant™ untuk Platform AI dalam Bidang Ilmu Data dan Pembelajaran Mesin. Penobatan ini merupakan kali kelima secara berturut-turut Dataiku menerima pengakuan ini.
Sementara itu, secara konsisten memperoleh pengakuan atas “Visi yang Komprehensif”, Dataiku meyakini bahwa pencapaian ini mencerminkan bagaimana perusahaan memanfaatkan platform ini untuk beralih dari tahap uji coba AI menuju penerapan dalam skala besar.
Dataiku menghadirkan lingkungan terpadu yang memungkinkan tim lintas fungsi mengembangkan, menjalankan, dan mengelola AI di berbagai platform data, infrastruktur cloud, serta layanan yang telah digunakan organisasi.
“Perbedaan dalam penerapan AI di tingkat perusahaan akan semakin nyata: Sebagian perusahaan akan mampu mengubah AI menjadi keunggulan operasional yang terukur, sementara yang lain akan kesulitan menghadapi agen AI yang terpisah-pisah, risiko yang meningkat, serta tidak memiliki cara yang jelas untuk mengukur efektivitas implementasinya,” ujar Florian Douetteau, Co-founder dan CEO Dataiku.
Selanjutnya, Florian Douetteau menambahkan, “Perbedaan tersebut tidak akan ditentukan oleh akses terhadap model. Hal itu akan ditentukan oleh siapa yang memiliki akses, orkestrasi, dan tata kelola terbesar untuk memastikan AI benar-benar berfungsi di seluruh bisnis. Kami percaya bahwa pengakuan kelima berturut-turut sebagai ‘Pemimpin’ ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap Dataiku dalam membantu mereka mengatasi perbedaan tersebut.”
Di samping itu, Dataiku meyakini bahwa pengakuan ini semakin diperkuat oleh umpan balik langsung dari pelanggan. Dalam 12 bulan terakhir, Dataiku meraih peringkat keseluruhan 4,7 dari 5 di Gartner Peer Insights™, dengan 98% pengulas merekomendasikan platform ini per 4 Mei 2026.
Selain itu, Dataiku juga telah lama dikenal atas kualitas dukungan pelanggannya, terutama dalam proses onboarding dan implementasi awal.
Lebih lanjut, Dataiku mendukung lebih dari 750 organisasi terbesar dan paling kompleks di dunia, termasuk Roche, Johnson & Johnson, Michelin, Standard Chartered, dan masih banyak lagi.
Adopsi tersebut diperkuat oleh perluasan platform Dataiku yang terus berlanjut, melalui berbagai kapabilitas seperti Agent Management untuk tata kelola agen AI lintas platform dan validasi dampak bisnis, Cobuild untuk pengembangan yang didukung AI secara visual dan dapat diawasi, serta Reasoning Systems untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis AI yang terkelola dengan baik.
Terkait sumber daya manusia, keberhasilan implementasi AI tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan model, tetapi juga oleh kemampuan orang-orang yang paling memahami proses bisnis untuk membentuk cara AI bekerja.
Dataiku membantu para ahli di berbagai bidang, analis, tim data, dan tim AI berkolaborasi untuk mengubah pengetahuan organisasi menjadi agen yang terkelola, alur kerja, serta sistem pengambilan keputusan yang selaras dengan kebutuhan dan logika bisnis.
Maka dari itu, Dataiku memperluas akses bagi lebih banyak orang untuk membangun solusi AI tanpa meningkatkan risiko.
Dengan demikian, bisnis dapat beralih dari penggunaan model yang terisolasi dan agen generik menuju sistem AI yang dibangun berdasarkan keahlian, alur kerja, dan pengambilan keputusan yang benar-benar menjalankan bisnis.
Mengenai orkestrasi, seiring meningkatnya kompleksitas ekosistem AI perusahaan, fleksibilitas menjadi faktor yang sangat penting. Dataiku berperan sebagai lapisan orkestrasi bagi data, model, dan agen AI, sehingga organisasi dapat mengelola alur kerja di berbagai sistem dan lingkungan yang berbeda.
Oleh karena itu, fleksibilitas arsitektur ini memungkinkan perusahaan terintegrasi dengan beragam platform data, penyedia layanan cloud, dan teknologi AI.
Langkah ini juga menghindari ketergantungan pada satu ekosistem teknologi, memastikan kebebasan teknis jangka panjang dan kemampuan beradaptasi seiring dengan evolusi lanskap AI.
Menyangkut tata kelola, penskalaan AI menghadirkan tingkat risiko dan kompleksitas baru, sehingga membutuhkan kemampuan pengawasan dan tata kelola yang lebih kuat.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Dataiku menghadirkan kapabilitas tata kelola terintegrasi yang dirancang untuk mendukung berbagai pemangku kepentingan, baik dari sisi teknis maupun bisnis.
Hasilnya, organisasi dapat mempertahankan visibilitas terhadap seluruh inisiatif AI dan menerapkan kebijakan yang mendukung kepatuhan terhadap regulasi serta standar perusahaan.
Pendekatan tata kelola bawaan ini memastikan bahwa seiring sistem AI menjadi lebih otonom, sistem tersebut tetap terkontrol, patuh, terpercaya, dan selaras dengan persyaratan untuk mencapai AI perusahaan dalam skala besar.
Sebagai informasi, Dataiku adalah Platform untuk Kesuksesan AI, lapisan orkestrasi perusahaan untuk membangun, menerapkan, dan mengatur AI.
Dalam satu lingkungan, tim merancang dan mengoperasikan analitik, pembelajaran mesin, dan agen AI dengan transparansi, kolaborasi, dan kontrol yang dibutuhkan perusahaan.
Berada di atas platform data, infrastruktur cloud, dan layanan AI, Dataiku menghubungkan seluruh tumpukan AI perusahaan yang memberdayakan organisasi untuk menjalankan AI di berbagai lingkungan vendor dengan tata kelola terpusat.
Banyak perusahaan di dunia mengandalkan Dataiku untuk mengoperasionalkan AI dan menjalankannya sebagai mesin kinerja bisnis sesungguhnya yang memberikan nilai terukur.
Redaksi



