Monday, August 10, 2026

BSD City Wujudkan Konsep Green Living Holistik

Must Read

marketinginsight.id – Di tengah tantangan urbanisasi dan krisis iklim global, konsep green living telah menjadi tolok ukur utama keberhasilan kota modern. Bahkan, kota-kota di seluruh dunia kini terus berlomba menghadirkan berbagai solusi berkelanjutan.

Di Indonesia sendiri, Sinar Mas Land turut mengambil peran nyata melalui pengembangan kawasan terpadu BSD City.

Melalui proyek ini, perusahaan berupaya menetapkan standar baru dalam perencanaan kota mandiri yang terintegrasi.

Langkah tersebut diwujudkan dengan pendekatan holistik yang menggabungkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan infrastruktur ramah lingkungan.

Berkat inovasi teknologi tersebut, kawasan ini kini dipandang sebagai acuan perencanaan kota yang relevan secara nasional maupun internasional.

Komitmen nyata ini dibuktikan melalui implementasi program pengelolaan air, sampah, energi terbarukan, hingga bangunan hijau.

Berdasarkan Sustainability Report PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) tahun 2024, komitmen ini berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 7,78 persen.

Selain itu, perusahaan juga sukses mendaur ulang air lebih dari 362.094 meter kubik dan menggunakan 35,73 persen material hijau pada proyek residensial. Upaya pelestarian ini disempurnakan dengan penanaman lebih dari 11.333 pohon di seluruh kawasan.

Dengan luas wilayah lebih dari 6.000 hektare, mega township ini tumbuh sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Menariknya, lebih dari 30 persen dari total area tersebut dialokasikan khusus sebagai ruang terbuka hijau publik.

Area hijau ini mencakup Serbaraja Toll Park, Green Connector, BSD Urbanatura, hingga Taman Kota 1 dan 2. Fasilitas alam tersebut berfungsi optimal sebagai paru-paru kota sekaligus area rekreasi yang tersebar di berbagai klaster.

Sementara itu, Deputy Group CEO Strategy Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menegaskan bahwa ruang terbuka hijau adalah fondasi utama kualitas hidup.

Herry Hendarta menambahkan bahwa kualitas lingkungan akan menjadi faktor penentu utama bagi masa depan kota dan masyarakat.

Oleh karena itu, tata kota hijau diposisikan sebagai inti perencanaan yang mudah diakses dan relevan untuk gaya hidup berkelanjutan. Inisiatif ini juga selaras dengan target Pemerintah yang menetapkan proporsi ruang terbuka hijau minimal sebesar 30 persen.

Kehadiran area hijau ini tidak hanya memperkuat ekosistem lingkungan, tetapi juga menghadirkan udara yang jauh lebih bersih. Pada akhirnya, langkah ini berhasil membangun ekosistem perkotaan modern yang jauh lebih sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Sebagai kawasan yang dinamis, mega township ini menghadirkan BSD Urbanatura yang sebelumnya dikenal sebagai Green Pathway.

Ruang terbuka hijau multifungsi ini dibangun di atas lahan seluas 120.000 meter persegi dengan menggabungkan vegetasi Sungai Cijantra.

Kawasan yang terletak di dekat Eastvara Mall ini nantinya mengintegrasikan sistem pengelolaan air modern seperti lahan basah dan kolam retensi.

Kehadirannya tidak hanya berfungsi sebagai penyaring udara, tetapi juga menjadi koridor penting penghubung kehidupan urban dengan alam.

Penerapan konsep ramah lingkungan ini juga diintegrasikan ke dalam aktivitas harian warga melalui sistem mobilitas yang berkelanjutan. Kawasan ini telah dilengkapi jalur sepeda terintegrasi, shuttle bus listrik BSD Link, hingga konsep Transit Oriented Development.

Infrastruktur penunjang tersebut dihadirkan untuk mempermudah akses transportasi publik sekaligus menekan emisi kendaraan pribadi. Selain itu, pengembangan sistem drainase modern dan pemanenan air hujan terus dioptimalkan secara berkala.

Kesadaran lingkungan ini juga tumbuh subur di tingkat komunitas, salah satunya melalui kelompok olahraga BSD Running Buddies. Para anggota komunitas ini rutin memanfaatkan fasilitas tata kota yang hijau untuk berolahraga sekaligus bersosialisasi.

Keaktifan komunitas ini membuktikan bahwa konsep ramah lingkungan mampu membangun interaksi sosial yang jauh lebih sehat.

Ketua Komunitas BSD Running Buddies, Sandy Terisno, menyatakan bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau sangat mendukung aktivitas para anggotanya.

Sejak berdiri pada tahun 2015, komunitas ini kini telah berkembang hingga memiliki 120 anggota aktif. Kini, kawasan hijau seperti BSD Urbanatura di Eastvara Mall menjadi salah satu lokasi favorit baru bagi para pelari.

Kerja keras dalam menjaga konsistensi lingkungan ini akhirnya membuahkan berbagai bentuk apresiasi di kancah internasional.

Pada akhir tahun 2025, kawasan ini sukses meraih penghargaan Outstanding Achievement in Sustainable Development dari Green Building Council Indonesia.

Selain itu, kawasan hunian NavaPark berhasil meraih Platinum Greenship Neighborhood Certification dan penghargaan regional lainnya. Sertifikasi bergengsi ini diberikan berdasarkan penilaian ketat terhadap aspek ekologi, konservasi air, hingga efisiensi energi perkotaan.

Di sektor komersial, Green Office Park juga telah mendapatkan sertifikasi green district dari otoritas Singapura. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan penerapan prinsip hemat energi, pengurangan plastik, serta pengelolaan limbah yang optimal.

Melalui seluruh langkah holistik tersebut, pembangunan kawasan ini tetap berpegang teguh pada visi jangka panjang perusahaan. Kehadiran infrastruktur hijau ini mempertegas komitmen nyata dalam menciptakan model kota masa depan yang berkelanjutan.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Streaming Demon Slayer Infinity Castle I Mulai 28 Juli

marketinginsight.id – Crunchyroll, pusat kegiatan anime di seluruh dunia, mengumumkan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle I, film anime...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img