marketinginsight.id – Amazon Web Services (AWS) memperkenalkan Agentic Football Cup (AFC) pada AWS Jakarta Summit untuk membantu para pengembang memahami cara membangun agen AI agentik. Langkah ini diambil seiring beralihnya berbagai organisasi dari prototipe AI agentik ke tahap produksi.
Lewat ajang ini, AWS bertujuan mempercepat inovasi AI generatif sekaligus mengajarkan keterampilan praktis dalam mengoordinasikan beberapa agen AI. Para pengembang diajak mempelajari pengelolaan sistem multi-agen langsung dalam lingkungan dunia nyata.
Agentic Football Cup sendiri merupakan workshop berbasis gamifikasi yang mengubah konsep abstrak AI agentik menjadi pengalaman belajar yang kompetitif. Konsep permainan sepak bola virtual dipilih agar proses pembelajaran terasa lebih interaktif.
Dalam workshop tersebut, para peserta berperan sebagai pelatih sepak bola virtual yang membentuk serta mengelola tim berisi lima agen AI. Setiap agen dirancang memiliki perilaku, strategi, dan kemampuan pengambilan keputusan yang unik.
Selanjutnya, para pengembang belajar merancang sistem multi-agen tingkat produksi yang mampu memahami, berkoordinasi, dan berkomunikasi satu sama lain.
Sistem ini meniru operasional beban kerja multi-agen di dunia nyata dengan memanfaatkan Amazon Bedrock AgentCore.
Setelah merancang strategi, mereka mengirimkan tim virtual tersebut untuk bertanding melawan peserta lain. Pendekatan ini menjembatani teori dan praktik sekaligus membangun komunitas melalui kompetisi.
Mengenai babak kompetisi, pemenang grup penyisihan akan bertanding pada grand final yang disiarkan langsung di panggung AWS re:Invent 2026 di Las Vegas pada Desember mendatang.
Pemenang utama di tingkat global berhak menerima hadiah uang tunai sebesar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp900 juta.
Pendaftaran workshop kini telah dibuka bagi pengembang individu maupun pengembang dalam organisasi. Calon peserta dapat memilih untuk mengikuti workshop secara tatap muka atau virtual melalui situs web resmi.
Sementara itu, sejak 2018 AWS telah melibatkan lebih dari 560.000 builder melalui kompetisi AI dan ML berbasis gamifikasi. Program terdahulu mencakup AWS DeepRacer dan AWS AI League.
Kini kehadiran AFC memperluas jangkauan pembelajaran berbasis permainan tersebut ke era AI agentik. Inisiatif ini memadukan tantangan teknis dengan fasilitas pembelajaran tingkat lanjut.
Secara keseluruhan, program AFC menawarkan hadiah utama sebesar 50.000 dolar AS bagi pemenang di AWS re:Invent 2026. Peserta juga mendapatkan akses langsung ke berbagai perangkat AI AWS dan sumber daya teknis pendukung.
Di samping itu, workshop AFC memberikan penekanan kuat pada metode pembelajaran langsung secara praktis. Pengalaman hands-on ini menjadi modal penting bagi pengembang dalam menguasai teknologi AI masa depan.
Head of Technology Singapore Enterprise AWS ASEAN, Joel Garcia menyatakan bahwa AI agentik saat ini tengah beralih dari tahap prototipe ke tahap produksi. Oleh karena itu, para pengembang membutuhkan keterampilan nyata dalam mengelola beberapa agen yang bekerja sama.
Garcia menjelaskan bahwa Agentic Football Cup memberikan kesempatan kepada pengembang untuk melatih tim AI secara hands-on dan bersaing dengan tim lain.
Menurut pimpinan AWS tersebut, kompetisi berbasis permainan ini menjadi cara efektif untuk memahami keterampilan mendasar dalam mengarahkan agen AI di tingkat produksi.
Redaksi



