Wednesday, September 9, 2026

Kaiser Cancer Center Terapkan EMR Onkologi EpiSoft Pertama di Indonesia

Must Read

marketinginsight.id – Transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan terus melaju kencang seiring tingginya tuntutan efisiensi operasional dan ketepatan penanganan medis. Dalam ekosistem bisnis kesehatan modern, adopsi teknologi terintegrasi bukan lagi sekadar tren, melainkan strategi krusial untuk meningkatkan keandalan layanan sekaligus memperkuat nilai tawar fasilitas medis di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif.

Langkah mendigitalisasi alur kerja klinis secara penuh menjadi bukti nyata bagaimana inovasi teknologi mampu mengoptimalkan tata kelola operasional. Pengelolaan data pasien yang presisi, integrasi sistem rekam medis elektronik, hingga efisiensi rantai pasok farmasi tidak hanya memangkas kompleksitas prosedur, tetapi juga memastikan standar keselamatan serta kenyamanan pasien terjaga secara konsisten.

Sinergi lintas negara dalam pengembangan teknologi kesehatan ini turut membuka peluang investasi dan kemitraan strategis yang semakin luas. Integrasi solusi digital internasional yang disesuaikan dengan regulasi lokal menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan standar baru layanan kesehatan berkelas dunia di tanah air.

Kaiser Cancer Center resmi mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik (electronic medical record/EMR) khusus onkologi yang dikembangkan di Australia. Pusat layanan kanker baru yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD City, Tangerang ini menetapkan standar baru bagi layanan onkologi terspesialisasi berbasis digital di Indonesia.

Pencapaian ini menjadikan Kaiser Cancer Center sebagai fasilitas layanan kesehatan pertama di Indonesia yang mengimplementasikan EpiSoft sebagai EMR onkologi yang terdigitalisasi secara penuh. Sebagai klinik kanker yang berfokus pada perempuan dengan model layanan “day hospital-style”, Kaiser Cancer Center memanfaatkan EpiSoft untuk mendigitalisasi berbagai alur kerja klinis utama.

Digitalisasi tersebut mencakup pengelolaan terapi infus, pencatatan dan pengelolaan obat, serta pemesanan obat ke farmasi. Implementasi ini mendukung operasional klinis Kaiser Cancer Center agar selaras dengan standar internasional.

Sistem ini memungkinkan dokter mengelola protokol pengobatan yang kompleks secara akurat serta berbagi informasi pasien dengan lebih efisien. Saat ini, Kaiser Cancer Center telah secara aktif menggunakan platform EpiSoft untuk mendukung pengelolaan jumlah pasien yang terus bertumbuh.

Dengan teknologi berbasis bukti ilmiah (evidence-based), setiap rencana pengobatan dapat dikelola sesuai dengan standar keselamatan dan kinerja yang ketat. Founder & Managing Director Kaiser Cancer Center, dr. Adithia Kwee, menyatakan bahwa pihak pusat layanan medis berkomitmen mentransformasi perjalanan perawatan kanker bagi para pasien.

Menurut dokter Adithia Kwee, EpiSoft menjadi bagian penting dari transformasi tersebut. Protokol onkologi elektronik yang terintegrasi serta alur kerja khusus dari EpiSoft telah membawa perubahan signifikan bagi tim klinis.

Sistem ini memberikan tingkat presisi dan keamanan yang dibutuhkan untuk mengelola regimen pengobatan yang kompleks dengan lebih percaya diri. Dokter Adithia Kwee menambahkan bahwa dokter kini dapat sepenuhnya berfokus pada hasil pengobatan pasien.

EpiSoft telah membantu menjembatani aspirasi klinis dengan praktik sehari-hari agar setiap pasien memperoleh layanan berstandar internasional berbasis bukti ilmiah. Bagi EpiSoft, implementasi ini menandai masuknya platform tersebut ke pasar Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi teknologi kesehatan antara Australia dan Indonesia.

Chief Executive Officer EpiSoft, Jenny O’Neill, mengaku antusias mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan Kaiser Cancer Center dalam membuka era baru layanan onkologi di Indonesia. Jenny O’Neill menegaskan tujuan pihak pengembang adalah memberdayakan tenaga klinis agar dapat memberikan layanan onkologi secara aman, efisien, dan sesuai standar terbaik.

Menjadi bagian dari perjalanan Kaiser menghadirkan layanan berstandar internasional sangat sejalan dengan misi perusahaan. Pihak EpiSoft berharap dapat terus melanjutkan kemitraan ini seiring perluasan jangkauan layanan di Jakarta.

Keberhasilan implementasi EpiSoft merupakan hasil kolaborasi strategis yang didukung oleh sejumlah mitra utama. Peluang pasar di Indonesia pertama kali diperkenalkan kepada EpiSoft melalui program Landing Pad dari Australian Trade and Investment Commission (Austrade).

Program tersebut memberikan dukungan penting dalam membantu EpiSoft memahami kesesuaian produk dengan kebutuhan pasar di sektor kesehatan Indonesia. Trade and Investment Commissioner Austrade, Lauren Adams, menyampaikan bahwa implementasi ini menunjukkan kolaborasi Australia dan Indonesia dalam mendorong adopsi teknologi kesehatan.

Melalui program Landing Pad, Austrade mendukung perusahaan teknologi Australia memahami kebutuhan pasar dan membangun kemitraan lokal yang kuat. Lauren Adams berharap kolaborasi ini terus membuka peluang pertukaran inovasi sekaligus memperkuat transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia.

Selanjutnya, EpiSoft bekerja sama dengan JP Consulting untuk memperoleh pendampingan memasuki pasar Indonesia. Melalui keahlian konsultan JP Consulting yang berbasis di Jakarta, tim memfasilitasi hubungan strategis dengan calon pelanggan serta menyusun strategi masuk pasar.

Managing Director JP Consulting, Jeff Parker, mengungkapkan bahwa membawa teknologi kesehatan ke pasar baru membutuhkan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan klinis, regulasi, dan dinamika pasar lokal. Jeff Parker merasa bangga dapat mendukung EpiSoft dalam membangun koneksi dan memahami ekosistem kesehatan Indonesia.

Implementasi ini menunjukkan bersinerginya keahlian internasional dan pemahaman pasar lokal untuk menghadirkan solusi relevan bagi sektor kesehatan Indonesia. Ke depan, kolaborasi antara EpiSoft dan Kaiser Cancer Center akan memasuki fase inovasi berikutnya.

Peta jalan pengembangan saat ini berfokus pada integrasi EpiSoft lebih lanjut ke dalam ekosistem kesehatan digital Indonesia. Inisiatif yang direncanakan meliputi interoperabilitas dengan platform SATUSEHAT serta pengembangan fungsi eRequesting bersama mitra laboratorium lokal.

Langkah tersebut bertujuan menyederhanakan alur kerja diagnostik di fasilitas kesehatan. Selain itu, integrasi dilakukan dengan sistem klinis internal guna menciptakan rekam medis pasien yang terintegrasi secara menyeluruh.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Signify Luncurkan Philips UltraBright yang Nyaman di Mata

marketinginsight.id – Rumah masa kini bukan lagi sekadar tempat beristirahat, tetapi telah menjadi pusat aktivitas mulai dari bekerja, belajar, hingga...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img