marketinginsight.id – Rangkaian program ”OREO Berbagi Seru” hadir di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah sebagai wujud dukungan untuk merealisasikan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) yaitu ”Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Bermitra dengan Indonesia Mengajar, program yang terdiri dari kegiatan edukasi dan pendistribusian alat-alat belajar seru ini merangkul para guru, orang tua, dan komunitas untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi 738 siswa Sekolah Dasar di Purworejo.
Selanjutnya, program ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Purworejo karena sangat sejalan dengan program ”Purworejo Berseri (Berdaya Saing, Sejahtera, Religius, dan Inovatif)”.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, menuturkan bahwa memajukan kualitas pendidikan menjadi tugas bersama yang melibatkan seluruh stakeholder.
Terkait hal tersebut, Yudhie Agung Prihatno menambahkan bahwa intervensi sumber daya manusia harus dipersiapkan dari sekarang melalui anak-anak di jenjang pendidikan dasar demi menyambut Indonesia Emas 2045.
Pihaknya juga sangat mengapresiasi alat-alat belajar dari OREO karena sejalan dengan prinsip pembelajaran mendalam yang menekankan pentingnya suasana menyenangkan sesuai usia bermain anak.
Melalui program ini, OREO ingin membantu mengatasi tantangan yang dihadapi guru dan orang tua dalam mendorong semangat belajar anak, baik di sekolah maupun di rumah.
Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan dekat dengan dunia anak agar mereka lebih percaya diri untuk bereksplorasi.
Sementara itu, Marketing Director Mondelēz Indonesia, Anggya Kumala, menyampaikan bahwa OREO secara konsisten membawa keseruan di dunia pendidikan melalui program ”OREO Berbagi” sejak tahun 2024.
Tahun ini, dengan tema ”OREO Berbagi Seru”, program menargetkan untuk menciptakan proses belajar yang menyenangkan bagi 7.000 siswa di 7 provinsi.
Di Purworejo sendiri, upaya ini diwujudkan melalui pendistribusian 270 alat belajar seru untuk meningkatkan kemampuan Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris. Selain itu, digelar pula serangkaian pelatihan edukasi bagi para guru, orang tua, dan komunitas pendidikan setempat.
Tercatat selama 4-7 Juni 2026, sebanyak 37 guru, 70 orang tua, dan 29 anggota komunitas telah mengikuti kegiatan pelatihan interaktif tersebut.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya OREO untuk melahirkan Generasi SERU yang memiliki karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul.
Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh Barokah, seorang guru SDN Kalikotes, yang mengaku gembira melihat anak-anak menikmati setiap aktivitas pelajaran tanpa merasa terbebani.
Antusiasme senada diungkapkan oleh Sinta Surondari, perwakilan orang tua siswa, yang merasa terinspirasi untuk menerapkan metode belajar sambil bermain di rumah.
Sebagai penutup, masyarakat juga dapat mendukung misi ini melalui pembelian OREO, di mana sebagian keuntungan penjualan akan didonasikan untuk menyukseskan program.
Anggya Kumala berharap kolaborasi antara pemerintah, industri, guru, orang tua, dan komunitas ini dapat membangun kecintaan anak terhadap proses belajar.
Redaksi



