Monday, June 1, 2026

ASUS Hadirkan Arsitektur AI Hybrid di Seluruh Perangkat Komersial

Must Read

marketinginsight.id – ASUS resmi mengumumkan integrasi arsitektur AI hybrid di seluruh lini perangkat komersial mereka, termasuk laptop ASUS ExpertBook, desktop ASUS ExpertCenter, dan PC mini ASUS NUC. D

irancang untuk penerapan di tempat yang mulus, arsitektur baru ini bertujuan membantu perusahaan menyeimbangkan performa dan biaya saat menerapkan aplikasi AI generatif.

Langkah strategis ini diambil seiring dengan percepatan adopsi model bahasa besar (LLM) dan aplikasi berbasis agen AI oleh perusahaan yang membuat biaya token terkait inferensi terus meningkat.

Pendekatan berbasis cloud murni tidak hanya menimbulkan biaya tinggi yang tidak dapat diprediksi, tetapi juga menciptakan tantangan operasional yang menjadi hambatan utama bagi penerapan AI skala besar.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, ASUS memperkenalkan arsitektur AI hybrid yang secara dinamis mendistribusikan beban kerja antara perangkat lokal dan cloud.

Dengan menangani sebagian tugas AI secara lokal dan mencadangkan cloud untuk beban kerja yang lebih kompleks, arsitektur ini mempertahankan performa sekaligus secara signifikan mengurangi keseluruhan biaya.

Mengenai inovasi ini, General Manager of Commercial PC BU ASUS, Bryan Chang menjelaskan bahwa menyeimbangkan performa dan biaya telah menjadi tantangan kritis seiring peningkatan skala adopsi AI di perusahaan.

Melalui AI hybrid, perusahaan berkomitmen memindahkan lebih banyak pemrosesan ke perangkat untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya cloud.

Pada tingkat teknologi, arsitektur baru ini mengintegrasikan teknologi ekstensi memori aiDAPTIV™ dari Phison.

Fitur tersebut memungkinkan perangkat dengan sumber daya perangkat keras terbatas untuk mendukung model bahasa skala menengah hingga besar secara lokal.

Integrasi ini secara efektif menghilangkan batasan memori tradisional pada perangkat komputer. Melalui mekanisme perutean berbasis gateway, sistem akan secara cerdas memberikan tugas berdasarkan kompleksitas dan memprioritaskan pemrosesan lokal.

Berdasarkan hasil pengujian dari sistem benchmarking PinchBench, pendekatan inferensi hybrid ini terbukti memberikan hasil yang sangat signifikan.

Sistem ini dapat mengurangi biaya inferensi untuk model skala menengah hingga besar hingga 70% dengan tetap mempertahankan performa.

Menanggapi keberhasilan tersebut, CEO Phison, K.S. Pua menyatakan bahwa teknologi aiDAPTIV memungkinkan eksekusi lokal dari model AI yang lebih besar dengan mengatasi keterbatasan memori tradisional.

Kolaborasi dengan ASUS menunjukkan bagaimana teknologi ini dapat diterapkan secara efektif di seluruh platform komersial yang hemat biaya.

Melalui portofolio yang beragam, ASUS kini memperluas kemampuan AI hybrid di berbagai kasus penggunaan perusahaan.

Fleksibilitas sistem ini mencakup mulai dari terjemahan multibahasa, penyusunan email bisnis, ringkasan dokumen, hingga layanan pelanggan otomatis.

Dengan menangani tugas-tugas tersebut secara lokal, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada konsumsi token cloud sembari meningkatkan privasi data.

Implementasi ini sekaligus menciptakan pendekatan yang jauh lebih hemat biaya untuk penerapan kecerdasan buatan.

Selain itu, kombinasi skenario asisten AI di perangkat dan analisis log memungkinkan organisasi untuk menerapkan AI secara lebih fleksibel.

Hal ini dipercaya akan mempercepat transisi dari proyek percontohan ke implementasi skala besar sesuai kebutuhan operasional.

Ke depannya, ASUS akan terus memajukan PC AI dan platform komputasi komersialnya dengan mengintegrasikan perangkat keras, perangkat lunak, dan kemitraan ekosistem.

Produsen ini bertujuan menghadirkan infrastruktur AI yang seimbang guna mendukung transformasi digital jangka panjang bagi pelaku bisnis.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Kamera Galaxy S26 Ultra Manjakan Kreator Konten Perjalanan

marketinginsight.id – Samsung resmi menghadirkan Galaxy S26 Ultra dengan membawa perombakan besar pada sektor kamera untuk memenuhi kebutuhan produksi video...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img