marketinginsight.id – Nestlé MILO resmi menutup rangkaian seri Milo Activ Indonesia Race 2026 di Surabaya setelah sukses digelar di Yogyakarta, Medan, dan Bandung.
Mengusung semangat #EnergiTanpaBatas, ajang ini telah mengajak lebih dari 25.000 pelari dari empat kota untuk berpartisipasi.
Perjalanan ini merupakan bagian menuju acara puncak Milo Activ Indonesia Race 2026 Jakarta International 10K. Surabaya sendiri konsisten menjadi bagian dari rangkaian acara sejak 2024 sebagai wujud komitmen Nestlé MILO dalam mendorong gaya hidup aktif masyarakat Jawa Timur.
Sebagai kota penutup, ajang di Surabaya berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Minggu, 2 Agustus 2026. Lebih dari 6.000 peserta tampak antusias mengikuti dua kategori perlombaan, yakni 5K dan Family Run 2,5K.
Prosesi pelepasan peserta dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro bersama Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Surabaya Herry Purwadi.
Turut hadir pula Sekretaris DPRD Jawa Timur Moh. Ali Kuncoro, Wakil Rektor UNESA Dwi Cahyo Kartiko, serta jajaran direksi PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara dan Antonio Prochilo.
Mewakili Gubernur Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan lari tahunan ini.
Pihaknya berharap seluruh peserta mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama melintasi rute hingga kembali ke rumah dengan selamat.
Selanjutnya, pimpinan daerah tersebut berharap inisiatif positif ini terus berlanjut untuk menginspirasi lebih banyak masyarakat. Langkah ini selaras dengan misi menjadikan olahraga sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari.
Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Fajar Dewantara menegaskan bahwa ajang ini bertujuan mendukung perkembangan holistik anak-anak Indonesia. Program ini sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan aktif sejak dini.
Fajar Dewantara juga mengapresiasi antusiasme luar biasa dari masyarakat Surabaya yang kembali menyambut gelaran penutup ini. Lewat semangat #EnergiTanpaBatas, keluarga Indonesia diharapkan dapat membangun karakter positif anak melalui olahraga.
Tak hanya ajang lari, kegiatan ini juga memberikan pengalaman olahraga yang inklusif dan menyenangkan bagi seluruh keluarga.
Peserta dapat menikmati berbagai fasilitas di race village, mulai dari penukaran produk MILO, ukir medali, hiburan musik, hingga door prize.
Melalui konsistensi yang terjaga sejak 2010, program lari tahunan ini telah melibatkan lebih dari 420.000 masyarakat di seluruh Indonesia. Komitmen tersebut terus diperkuat guna menjangkau partisipasi publik yang lebih luas.
Pada kompetisi tahun ini, juara kategori 5K Putra diraih oleh Elisar Gamashi dengan catatan waktu 15 menit 54 detik. Kategori 5K Putri dimenangkan oleh Indah Yuniarti yang membukukan waktu 20 menit 14 detik.
Elisar Gamashi mengungkapkan kegembiraannya bisa berpartisipasi untuk pertama kalinya pada seri Surabaya setelah sebelumnya berlari di Solo dan Yogyakarta. Jalur yang aman serta dukungan penonton menjadi penambah semangat baginya untuk mencatatkan performa terbaik.
Pengalaman berkesan juga dirasakan oleh Elly Eviana, salah satu peserta Family Run 2,5K yang hadir bersama suami dan anak-anaknya. Momen berlari bersama ini dinilai efektif dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat kepada anak sejak dini.
Selama lebih dari 50 tahun hadir di Indonesia, Nestlé MILO tercatat telah memberikan dampak positif bagi lebih dari 50 juta anak di 300 kota dan kabupaten.
Dampak ini dihadirkan lewat pelbagai inisiatif seperti School Development Program, MILO National Championship, hingga kolaborasi bersama FIBA dan Kemenpora.
Sejak 1974, komitmen untuk meningkatkan kesadaran gizi berenergi terus berjalan berdampingan dengan dorongan gaya hidup aktif. Inovasi produk bergizi dan halal juga terus dihadirkan guna mendukung kebutuhan energi keluarga Indonesia.
Redaksi



