marketinginsight.id – ZTE Corporation dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada ajang MWC Shanghai 2026.
Kesepakatan ini memperluas kolaborasi strategis kedua perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI), 5G, dan Fixed Wireless Access (FWA) untuk membangun kapabilitas jaringan yang lebih cerdas di Indonesia.
Selanjutnya, XLSMART yang terbentuk melalui penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom kini mengelola jaringan nasional terintegrasi dengan melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan.
Otomatisasi jaringan cerdas menjadi elemen penting dalam mengoptimalkan sumber daya serta menjaga konsistensi kualitas layanan digital bagi puluhan juta pengguna tersebut.
Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan menggabungkan keahlian untuk mempercepat inovasi jaringan berbasis AI pada Radio Access Network, Transport Network, Core Network, hingga Network Operations.
Otomatisasi berbasis AI dan analitik cerdas akan menganalisis kondisi jaringan sekaligus mengoptimalkan sumber daya secara lebih dinamis.
Di samping itu, penerapan efisiensi energi jaringan berbasis AI yang telah berjalan terbukti menghasilkan penghematan energi lebih dari 10 persen tanpa mengorbankan pengalaman pelanggan.
Hasil positif tersebut mendukung ambisi keberlanjutan XLSMART melalui pemanfaatan infrastruktur dan energi yang lebih efisien.
Lebih lanjut, kemitraan strategis ini akan mempercepat komersialisasi dan perluasan pasar FWA sebagai portofolio 5G utama XLSMART.
Layanan FWA diharapkan mampu menghadirkan konektivitas broadband berkecepatan tinggi bagi pelanggan residensial maupun pelaku usaha di berbagai daerah.
Terkait kerja sama tersebut, Senior Vice President ZTE, James Zhang, menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar digital paling dinamis di Asia Tenggara.
Pihaknya berupaya menyatukan keunggulan teknologi ZTE untuk membangun jaringan yang lebih efisien, cerdas, dan berpusat pada kebutuhan pelanggan.
Sementara itu, President Director XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa teknologi AI menjadi penggerak yang kian penting bagi masa depan industri telekomunikasi.
Kolaborasi dengan ZTE memperkuat kemampuan perusahaan dalam membangun fondasi digital yang tangguh serta mendukung efisiensi energi operasional.
Akhirnya, MoU ini mendukung strategi jangka panjang XLSMART yang menargetkan perluasan cakupan 5G Blanket ke lebih banyak kota sepanjang tahun 2026.
Ke depan, kedua pihak akan terus menjajaki berbagai inovasi baru demi mendorong pertumbuhan bisnis broadband dan ekosistem digital Indonesia.
Redaksi



