marketinginsight.id – Pendopo, yang merupakan salah satu merek usaha Kawan Lama Group dan rumah bagi lebih dari 300 UMKM, kini memasuki tahun ke-15 perjalanannya sebagai ekosistem pendukung produk lokal.
Perayaan ini dibalut dengan tema bertajuk 15th Pendopo Anniversary: Jejak Karya Nusantara di Living World Alam Sutera.
Sebagai refleksi panjang, momen ini sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk terus memberdayakan UMKM dan menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.
Putu Laura selaku Head of Pendopo menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra dan pelanggan yang telah memberikan kepercayaan serta dukungan sepanjang perjalanan mereka.
Untuk memeriahkan perayaan tersebut, mereka menghadirkan rangkaian program yang dirancang untuk merayakan budaya, kreativitas, dan kolaborasi.
Rangkaian kegiatan meliputi Jejak Baru Limbah Wastra, Jejak Apresiasi untuk mitra dan komunitas, serta Jejak Koleksi berupa program apresiasi pelanggan.
Terkait program limbah, potongan kain sisa diolah kembali menjadi koleksi busana dan sepatu masa depan lewat tangan kreatif desainer Adrie Basuki dan Yongki Komaladi. Kisah di balik proses kolaborasi kreatif ini juga diangkat dalam sesi talkshow pada puncak perayaan di Living World Sutera.
Selain fokus pada budaya, Pendopo bersama Yayasan Kawan Lama menyelenggarakan inisiatif sosial Pendopo Peduli di Yayasan Sayap Ibu Bintaro pada 8 Juni 2026 lalu.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap anak-anak disabilitas yang berada dalam binaan yayasan tersebut.
Melalui program sosial ini, mereka berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp55.000.000 dari pelanggan setia dan mitra. Di samping penyerahan donasi, mereka juga mengajak anak-anak membuat aksesoris dari beads warna-warni untuk mendorong kreativitas.
Menanggapi aksi tersebut, Sutan Adrin selaku Ketua Umum Yayasan Sayap Ibu Cabang Provinsi Banten mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.
Kehadiran tim dalam interaksi langsung ini memberikan pengalaman menyenangkan serta menginspirasi anak-anak untuk terus belajar.
Sebagai penutup, Putu Laura menegaskan bahwa mereka tidak hanya berupaya menghadirkan dampak bagi pelaku UMKM, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Langkah ini diharapkan dapat merayakan perjalanan dengan berbagi kebahagiaan yang memberikan manfaat nyata.
Redaksi



