Wednesday, June 10, 2026

Bank DBS Indonesia Dukung Penerbitan Obligasi Ritel PT SMI

Must Read

marketinginsight.id – Konglomerasi keuangan Bank DBS Indonesia yang terdiri atas PT Bank DBS Indonesia dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia berhasil mendukung PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Dukungan tersebut diwujudkan dalam penerbitan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur Tahap II Tahun 2026 senilai Rp150 miliar yang dipasarkan dengan nama Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS).

Dalam transaksi penting ini, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia bertindak sebagai salah satu Penjamin Emisi Efek Utama untuk mengoordinasikan keseluruhan proses penerbitan.

Sementara itu, PT Bank DBS Indonesia mengambil peran strategis sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek.

Melalui transaksi tersebut, penawaran obligasi korporasi ini mencetak sejarah bagi investor ritel sekaligus mencerminkan tingginya permintaan produk investasi pendapatan tetap yang terjangkau.

Keberhasilan ini menegaskan kelayakan kredit emiten yang kuat dan memperlihatkan prospek cerah pada sektor infrastruktur nasional.

Lebih dari itu, kerja sama ini mewujudkan komitmen kuat dari grup perbankan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

President Director PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, menyatakan rasa bangga karena dapat menjadi mitra tepercaya dalam mendukung inisiatif pembiayaan tersebut.

Lim Chu Chong menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menonjolkan kekuatan finansial perusahaan, tetapi juga menyediakan solusi keuangan inovatif yang komprehensif.

Di sisi lain, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) selaku entitas khusus di bawah Kementerian Keuangan sukses meluncurkan obligasi ritel pertamanya di tengah pasar yang dinamis.

Penerbitan instrumen investasi ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para investor yang menaruh kepercayaan besar pada fundamental badan usaha milik negara tersebut.

Terlebih lagi, obligasi ritel ini memperoleh peringkat kredit idAAA dari Pefindo berkat peran krusialnya dalam pembangunan nasional.

Kondisi keuangan yang solid ini akhirnya membuka peluang investasi yang sangat menarik bagi masyarakat luas dalam mendukung pengembangan proyek strategis.

Menanggapi kesuksesan ini, Ad-interim President Director PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Andreas Oen, merasa terhormat atas kemitraan yang telah berjalan bertahun-tahun.

Andreas Oen menilai minat investor yang tinggi menegaskan kelayakan kredit emiten yang patut dicontoh oleh pelaku industri lain.

Melalui produk ORIS, investor perorangan kini diberikan jalan yang mudah untuk turut serta membangun negara lewat instrumen berkategori investment grade.

Bagi pihak penerbit, instrumen pendapatan tetap ini memberikan alternatif pendanaan yang lebih beragam dengan akses pasar yang jauh lebih luas.

Langkah taktis tersebut secara langsung mampu memperkuat fleksibilitas pengelolaan serta kesehatan manajemen keuangan perusahaan dalam jangka panjang.

Pada saat yang sama, DBS Bank Ltd juga bertindak sebagai Sole Global Coordinator untuk penerbitan obligasi global entitas ini senilai USD 300 juta.

Obligasi internasional tersebut berhasil memperoleh peringkat kredit Baa2 dari Moody’s dan BBB dari Fitch berkat permintaan pasar yang kuat.

Pencapaian luar biasa ini sekaligus menunjukkan kapabilitas terintegrasi dari grup dalam mengelola penerbitan efek, baik denominasi Rupiah maupun Dolar AS.

Kolaborasi teranyar ini menjadi kelanjutan dari kemitraan strategis jangka panjang yang telah lama terjalin di antara kedua belah pihak.

Hubungan erat yang terbangun selama bertahun-tahun diperkuat lewat berbagai inisiatif pembiayaan, mulai dari pinjaman langsung hingga transaksi pasar modal utang.

Sinergi berkelanjutan ini secara konsisten bertujuan mempercepat pembangunan nasional dan mendukung kemajuan bangsa lewat keahlian finansial.

Beberapa rekam jejak kolaborasi penting yang pernah dilakukan meliputi Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2024.

Selain itu, terdapat pula Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2023 serta Obligasi Berkelanjutan II Tahap V Tahun 2020.

Sebagai penutup, dukungan pembiayaan komprehensif juga diberikan untuk berbagai jenis pinjaman, baik yang bersifat bilateral maupun sindikasi.

Salah satu contohnya adalah Pinjaman Sindikasi Berbasis Keberlanjutan senilai USD 600 juta yang resmi ditutup pada bulan Desember 2025 lalu.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

MR DIY Luncurkan Kampanye Berkah Ramadan dengan Tiga Program Utama

marketinginsight.id – Momen Ramadan identik dengan tradisi berbagi sebagai bentuk perhatian kepada orang-orang terdekat maupun mereka yang berjasa dalam keseharian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img