Monday, August 10, 2026

Nestlé Indonesia Tanam 60 Ribu Pohon Mangrove di Paser

Must Read

marketinginsight.id – Nestlé Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Paser dan Yayasan Hutan Tropis (YHT) melaksanakan kegiatan penanaman 60.000 pohon mangrove di lahan seluas 20 hektar di Desa Modang, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Kamis, 2 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Nestlé Indonesia dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus berkontribusi terhadap target nasional rehabilitasi mangrove.

Langkah nyata ini juga menjadi bagian dari pendekatan Creating Shared Value (CSV) Nestlé Indonesia yang mengedepankan kolaborasi untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun komunitas.

Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Selain melindungi garis pantai dan tepian sungai dari abrasi serta mengurangi risiko intrusi air laut, mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon 5 kali lebih besar dari tanaman hutan tropis.

Oleh karena itu, rehabilitasi mangrove menjadi salah satu solusi berbasis alam yang berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim sekaligus mencapai target pengurangan emisi nasional.

Sejalan dengan upaya tersebut, Nestlé Indonesia terus memperkuat kontribusinya dalam perlindungan dan regenerasi lingkungan melalui pilar Good for Planet.

Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Fajar Dewantara mengatakan bahwa perusahaan senantiasa berupaya menciptakan manfaat bersama bagi individu, keluarga, masyarakat, serta bumi.

Fajar Dewantara menambahkan bahwa komitmen ini sejalan dengan target global Nestlé menuju Net Zero Emissions 2050 dan Forest Positive melalui semangat #NyataBawaMakna.

Penanaman 60.000 pohon mangrove di Kabupaten Paser merupakan aksi nyata untuk mendukung pemulihan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan.

Guna menyukseskan program tersebut, kegiatan penanaman dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Paser, Yayasan Hutan Tropis, serta Komunitas Masyarakat Peduli Mangrove Kabupaten Paser.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser Rudiansyah, S.Pi, M.Si. menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi Nestlé Indonesia di wilayah mereka.

Rudiansyah, S.Pi, M.Si. menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret yang mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Di samping itu, proyek ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Menyambung hal itu, Sekretaris Umum Yayasan Hutan Tropis Dean Yulindra Affandi mengemukakan bahwa keberhasilan rehabilitasi mangrove sangat bergantung pada komitmen jangka panjang dan keterlibatan aktif masyarakat.

Dean Yulindra Affandi menghargai pendekatan kolaboratif yang mengedepankan sinergi multipihak dalam pelaksanaan program ini.

Menurutnya, penanaman pohon mangrove menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan ekosistem pesisir dan meningkatkan kapasitas penyerapan karbon.

Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan menjadi contoh bagi pihak lain untuk berpartisipasi dalam restorasi lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Peduli Mangrove Kabupaten Paser Abdul Azis menyatakan rasa bangga karena dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Bagi masyarakat sekitar, mangrove memiliki peran vital dalam menjaga lingkungan pesisir Desa Modang.

Abdul Azis berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir secara konsisten.

Sebagai informasi, kegiatan di Kabupaten Paser merupakan kelanjutan dari berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang telah dijalankan Nestlé Indonesia di berbagai wilayah. Sebelumnya, perusahaan telah menginisiasi penanaman 30.000 pohon mangrove di Kabupaten Siak, Riau.

Komitmen hijau tersebut kemudian dilanjutkan melalui penanaman 15.000 pohon mangrove bersama Nestlé MILO di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah.

Melalui semangat #NyataBawaMakna, Nestlé Indonesia terus menghadirkan aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

SiteMinder Ungkap Lonjakan Tren Perjalanan Domestik Lebaran 2026

marketinginsight.id – Indonesia akan memiliki banyak periode long weekend di bulan Mei seperti Hari Buruh Internasional, Kenaikan Isa Almasih, dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img