Wednesday, July 8, 2026

Fortinet Luncurkan FortiNDR Cloud PoP Baru di Singapura

Must Read

marketinginsight.id – Fortinet mengumumkan peluncuran FortiNDR Cloud Point-of-Presence (PoP) baru di Singapura. Peluncuran ini semakin menegaskan komitmen investasi berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ketahanan siber di seluruh ASEAN dan kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas.

Seiring organisasi di seluruh kawasan mempercepat transformasi digital, menerapkan model kerja hibrida, dan memperluas konektivitas cloud, tim keamanan menghadapi kompleksitas yang semakin tinggi dalam menjaga visibilitas di lingkungan yang terdistribusi.

Pada saat yang sama, ancaman siber modern menjadi semakin otomatis dan sulit dideteksi hanya dengan pendekatan keamanan tradisional.

Dampaknya, pelaku ancaman kini semakin sering memanfaatkan tools resmi dan platform tepercaya untuk bergerak secara lateral di dalam jaringan serta tetap tidak terdeteksi dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut menciptakan tantangan visibilitas dan operasional yang signifikan bagi tim keamanan.

Untuk mengatasi masalah itu, FortiNDR Cloud PoP baru Fortinet di Singapura menghadirkan kemampuan Network Detection and Response (NDR) yang lebih dekat dengan pelanggan di kawasan ini.

Langkah tersebut dilakukan untuk membantu organisasi meningkatkan visibilitas di lingkungan on-premises, cloud, hybrid, maupun teknologi operasional (OT) sekaligus mendukung deteksi dan respons yang lebih cepat terhadap aktivitas mencurigakan.

Hadir sebagai layanan berbasis cloud, FortiNDR Cloud memanfaatkan analitik berbasis AI, deteksi perilaku, serta intelijen ancaman dari FortiGuard Labs untuk mengidentifikasi aktivitas anomali di lingkungan jaringan yang kompleks.

Dengan menganalisis lalu lintas jaringan dan metadata, FortiNDR Cloud membantu organisasi mengungkap perilaku mencurigakan yang mungkin tersamarkan di antara aktivitas bisnis normal.

Melalui sistem tersebut, tim keamanan dapat mendeteksi ancaman lebih awal dan mengurangi attacker dwell time di dalam lingkungan mereka.

Platform ini juga dirancang untuk membantu organisasi menyederhanakan operasional keamanan sekaligus memperkuat visibilitas di lingkungan terkelola maupun tidak terkelola, termasuk perangkat IoT dan OT.

Dengan panduan berbasis AI, kemampuan bahasa alami (natural language), serta fitur retrospective hunting hingga 365 hari, FortiNDR Cloud membantu tim SOC melakukan investigasi ancaman secara lebih efisien.

Melalui fitur ini pula, tim terkait dapat memperoleh wawasan operasional yang lebih mendalam terhadap lingkungan mereka.

Lebih lanjut, solusi ini membantu organisasi yang ingin memanfaatkan AI dalam operasional keamanan dengan menyediakan fondasi visibilitas dan data terintegrasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil deteksi dan respons.

Di samping itu, PoP di Singapura ini juga mendukung organisasi dengan infrastruktur lokal yang dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional, kinerja, serta kepatuhan regional.

Didukung oleh intelijen ancaman global dari FortiGuard Labs, investasi ini semakin memperkuat jejak infrastruktur keamanan siber Fortinet yang terus berkembang di kawasan Asia-Pasifik.

Dengan demikian, pelanggan dan mitra dapat memperoleh manfaat dari layanan keamanan yang disediakan lebih dekat dengan lokasi operasional mereka.

Terkait investasi tersebut, VP Product Management and Field CTO APAC Fortinet, Jack Chan mengatakan bahwa organisasi di seluruh ASEAN dan Asia-Pasifik beroperasi dalam lingkungan digital yang semakin kompleks.

Tim keamanan harus mengelola penerapan cloud yang terus meningkat, operasional hibrida, serta risiko siber yang berkembang dengan cepat.

Pada saat yang sama, banyak organisasi mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas keamanan, namun lingkungan yang terfragmentasi dan visibilitas yang terbatas terus menciptakan masalah operasional.

Investasi berkelanjutan Fortinet di Singapura mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan untuk membantu pelanggan membangun ketahanan siber yang lebih kuat melalui kemampuan keamanan terintegrasi berbasis AI.

Sementara itu, Country Head Singapore and Brunei Fortinet, Jess Ng menambahkan bahwa organisasi di Singapura semakin memprioritaskan visibilitas, efisiensi operasional, dan respons yang lebih cepat. Hal ini terjadi seiring ancaman siber menjadi semakin canggih dan sulit dideteksi oleh sistem keamanan biasa.

Oleh karena itu, FortiNDR Cloud PoP baru yang berbasis di Singapura menghadirkan kemampuan deteksi dan respons mutakhir yang lebih dekat dengan pelanggan.

Solusi ini membantu mereka meningkatkan visibilitas di lingkungan yang terdistribusi, memperkuat ketahanan operasional, serta mendukung operasional keamanan yang lebih cepat dan efisien.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Vans dan Lawless Burgerbar Hadirkan Kembali Kolaborasi Off the Law

marketinginsight.id – Sebagai bagian dari rangkaian perayaan 60 tahun Vans melalui siluet The Authentic, Vans Indonesia kembali melanjutkan debut sukses menu...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img