marketinginsight.id – Di tengah dinamika industri properti yang terus berkembang, membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam meningkatkan kualitas para pekerja.
Perusahaan tidak lagi hanya dituntut menghadirkan kinerja bisnis yang kuat, tetapi juga memelihara budaya kerja yang inklusif, kolaboratif, serta berkelanjutan.
Berbagai studi menunjukkan bahwa budaya kerja yang positif memiliki keterkaitan erat dengan keberhasilan organisasi dalam mempertahankan talenta dan meningkatkan kinerja bisnis.
Berdasarkan riset Great Place To Work®, budaya organisasi yang dibangun di atas prinsip keadilan, rasa saling menghormati, serta hubungan kerja yang kuat antaranggota tim menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kinerja bisnis.
Sejalan dengan kebutuhan tersebut, JLL Indonesia berhasil meraih sertifikasi Great Place To Work® yang diberikan berdasarkan hasil survei independen pengukur pengalaman dan budaya kerja karyawan.
Temuan survei tersebut menggambarkan persepsi positif karyawan JLL Indonesia terhadap budaya kerja perusahaan.
Bahkan, sebanyak 80 persen karyawan JLL Indonesia mengakui perusahaan ini sebagai tempat yang nyaman untuk bekerja. Angka tersebut tercatat 59 persen lebih tinggi dari rata-rata capaian perusahaan lainnya.
Country Head JLL Indonesia, Farazia Basarah mengatakan bahwa perolehan sertifikasi Great Place To Work® merupakan pencapaian yang sangat penting bagi perusahaan.
“Pengakuan ini mencerminkan komitmen JLL Indonesia untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga membangun budaya kerja yang menempatkan karyawan sebagai prioritas,” jelasnya
Dengan pengalaman lebih dari 45 tahun di Indonesia, JLL memandang budaya kerja sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis.
Perusahaan berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendorong karyawan untuk berkembang secara profesional maupun personal, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi klien dan industri properti.
Sementara itu, hasil survei juga menunjukkan sebanyak 94 persen karyawan menyatakan JLL Indonesia menyediakan lingkungan kerja yang aman secara fisik.
Di samping itu, 84 persen karyawan mengaku bangga menjadi bagian dari perusahaan dan merekomendasikannya sebagai tempat bekerja.
“Kami percaya bahwa lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan kolaboratif akan mendorong lahirnya inovasi serta memungkinkan kami memberikan layanan terbaik untuk seluruh klien kami,” lanjut Farazia.
Berdasarkan riset Great Place To Work®, pencari kerja memiliki kemungkinan 4,5 kali lebih besar menemukan pemimpin berkualitas di perusahaan tersertifikasi. Selain itu, karyawan di perusahaan bersertifikasi merasa lebih antusias untuk datang bekerja setiap hari.
Kondisi ini turut memperkuat komitmen JLL Indonesia dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan karyawan.
Upaya tersebut sejalan dengan visi perusahaan, See A Brighter Way℠, untuk memberikan nilai tambah bagi karyawan, klien, serta mendukung kemajuan industri properti di Indonesia.
Redaksi



