marketinginsight.id – Ajang kejuaraan kebugaran internasional Red Bull Power Race 2026 yang berlangsung di Bangkok menorehkan sejarah baru bagi peta olahraga dan gaya hidup aktif kawasan Asia Pasifik. Atlet perwakilan Indonesia, Yasmin Yukare, sukses keluar sebagai juara dunia di kategori individu putri setelah tampil mendominasi sejak babak kualifikasi.
Kemenangan ini tidak hanya menegaskan kompetisi fisik tingkat tinggi, tetapi juga memperlihatkan tren pesat olahraga fungsional berbasis high-intensity interval training. Format balapan yang mengombinasikan lari jarak pendek serta latihan bodyweight sederhana terbukti menjadi sarana ampuh dalam membangun brand engagement bagi generasi muda.
Keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat urban terhadap ajang kebugaran yang praktis dan inklusif. Selain menghadirkan persaingan sengit antaratlet lintas negara, ajang ini sekaligus memperkuat posisi olahraga fungsional sebagai bagian integral dari gaya hidup modern.
Atlet asal Brasil yang mewakili Indonesia, Yasmin Yukare, serta atlet Malaysia, Saddam Pittli, dinobatkan sebagai juara perdana Red Bull Power Race International di Bangkok. Malaysia juga sukses memboyong piala Nations’ Trophy dalam ajang internasional tersebut.
Yukare dan Pittli mengunci kemenangan bersejarah masing-masing dengan catatan waktu 8 menit 26 detik dan 7 menit 16 detik. Hasil tersebut menjadikan keduanya sebagai pemegang gelar internasional pertama dalam ajang baru ini.
Babak Final Internasional di Bangkok menutup rangkaian musim perdana yang sebelumnya dimulai dari Kuala Lumpur, Yangon, hingga Jakarta. Setelah final nasional Thailand pada 17 Oktober, sebanyak 12 pria dan 12 wanita tercepat dari empat negara bertanding pada babak puncak.
Secara keseluruhan, ajang ini diikuti oleh 96 atlet dari 33 negara dan wilayah yang berbeda sepanjang musim 2026. Jangkauan peserta yang luas membuktikan daya tarik ajang ini melampaui empat negara tuan rumah.
Persaingan ketat mewarnai jalannya balapan sepanjang hari, termasuk hasil kualifikasi semfinal pria yang sangat tipis. Tiga atlet di babak semifinal pria bahkan hanya terpaut selisih waktu empat per seratus detik.
Yasmin Yukare tampil mendominasi sejak babak kualifikasi hingga semifinal sebelum akhirnya menyabet gelar juara putri. Pada babak final, ia mencatatkan waktu terbaiknya yaitu 8 menit 26 detik.
Posisi kedua kategori putri diraih oleh atlet Malaysia, Hui Teng Tobee Yip, dengan catatan waktu 8 menit 51 detik. Rekan senegaranya, Natasha Nazamil, menyusul di posisi ketiga dengan waktu 8 menit 52 detik.
Sementara itu, Saddam Pittli mengamankan gelar juara pria setelah mencetak rekor waktu 7 menit 16 detik. Pittli mempertajam catatan waktunya hingga lebih dari 21 detik dibandingkan saat tampil di babak semifinal.
Perwakilan Indonesia mengisi posisi podium berikutnya di kategori pria melalui Damar Prasetyo dan Ghian Herdiyana. Damar merebut posisi kedua dengan waktu 7 menit 30 detik, disusul Ghian di tempat ketiga dengan waktu 7 menit 31 detik.
Selain gelar individu, para atlet juga mengumpulkan poin untuk negara yang mereka wakili dalam perburuan piala Nations’ Trophy. Malaysia keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan akumulasi poin tertinggi dari seluruh perwakilan.
Chief Global Marketing Officer TCP Group, Supasita Kraisri, menyatakan bahwa ajang ini dirancang untuk menjawab kebutuhan gaya hidup aktif anak muda Asia. Format kompetisi dibuat relevan dengan rutinitas harian yang padat namun tetap mengedepankan kebersamaan.
Supasita Kraisri menambahkan bahwa pihak penyelenggara ingin terus menginspirasi generasi muda dalam mencapai target kebugaran mereka. Olahraga ini diharapkan mampu mempererat komunitas serta memicu semangat kompetisi yang positif.
Konsep ajang ini mengusung format latihan berat badan sederhana yang dikemas dalam durasi singkat berintensitas tinggi. Peserta menyelesaikan empat kali lari 400 meter yang diselingi stasiun push-up, sit-up, dan squat.
Struktur kompetisi mengharuskan peserta pria menyelesaikan 40 repetisi di setiap stasiun, sedangkan peserta wanita menyelesaikan 30 repetisi. Format tanpa peralatan khusus ini membuat kompetisi dapat diikuti oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat.
Usai memastikan kemenangan, Yasmin Yukare mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa menjadi juara. Dukungan dari rekan-rekan di sekitar lintasan memberikannya energi ekstra untuk terus memacu kecepatan hingga garis akhir.
Yukare juga mengajak siapapun yang tertarik untuk tidak ragu mencoba ajang kebugaran ini. Menurutnya, atmosfer pertandingan yang suportif menjadi pengalaman berharga bagi setiap peserta.
Format balapan yang singkat menuntut atlet untuk menjaga kestabilan strategi antara kecepatan dan ketahanan. Pengaturan tempo serta ketenangan diri menjadi kunci utama dalam menentukan hasil akhir pertandingan.
Perasaan bangga juga diungkapkan oleh Saddam Pittli yang tampil maksimal demi membawa nama negaranya. Motivasi tersebut membakarnya untuk memberikan performa terbaik di setiap stasiun latihan.
Pittli berharap kemenangannya dapat mendorong lebih banyak orang untuk berani menerima tantangan fisik. Ia mendorong para pencinta olahraga untuk merasakan langsung pengalaman bertanding di ajang ini.
Hasil Resmi Red Bull Power Race International Final 2026
Kategori Individu Putri:
- Yasmin Yukare (Brasil / Perwakilan Indonesia) – 8:26
- Hui Teng Tobee Yip (Malaysia) – 8:51
- Natasha Nazamil (Malaysia) – 8:52
Kategori Individu Pria:
- Saddam Pittli (Malaysia) – 7:16
- Damar Prasetyo (Indonesia) – 7:30
- Ghian Herdiyana (Indonesia) – 7:31
Pemenang Nations’ Trophy: Malaysia
Redaksi



