Sunday, August 9, 2026

Adopsi AI Indonesia Harus Dorong Pertumbuhan Bisnis Terukur

Must Read

marketinginsight.id – Perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen pada 2025 dengan PDB mencapai Rp23.821,1 triliun. Seiring upaya mengejar pertumbuhan dan daya saing, dunia usaha menghadapi tekanan besar untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi operasional.

Teknologi diharapkan memainkan peran sentral dalam transformasi tersebut. Meski demikian, tantangan kini bergeser dari sekadar mengadopsi teknologi menjadi membuktikan nilai nyatanya.

Survei Global Workforce Hopes and Fears 2025 dari PwC menemukan 69 persen pekerja Indonesia telah menggunakan AI dalam setahun terakhir. Dari jumlah tersebut, 16 persen mengaku memanfaatkan GenAI setiap hari.

Pengguna harian GenAI melaporkan peningkatan produktivitas hingga 96 persen. Capaian ini memunculkan pertanyaan penting bagi dunia usaha tentang cara menerjemahkan potensi tersebut menjadi nilai bisnis yang terukur.

Bagi organisasi, adopsi AI hanyalah titik awal dari perjalanan digital. Tantangan utamanya terletak pada kemampuan membuktikan hasil nyata dari investasi tersebut.

Secara tradisional, investasi TI dinilai dari indikator teknis seperti durasi uptime atau kecepatan penyelesaian insiden. Namun, pimpinan TI kini dituntut menghubungkan metrik teknis tersebut dengan hasil lini bisnis.

Penyelesaian insiden yang lebih cepat dapat mengurangi waktu henti bagi karyawan. Sementara itu, pemantauan proaktif dan otomatisasi tugas berulang membantu mencegah gangguan serta membebaskan tim untuk inisiatif bernilai tinggi.

Pergeseran pengelolaan TI ini diamati oleh ManageEngine selaku divisi manajemen TI Zoho Corporation. Pemimpin TI dituntut menunjukkan efektivitas teknologi dalam mendukung kinerja bisnis di tengah adopsi AI dan cloud.

Technical Manager ManageEngine, Hanief Bastian, menjelaskan bahwa pembicaraan kini bergeser ke arah seberapa efektif organisasi mengubah teknologi menjadi hasil bisnis terukur.

Kondisi ini menuntut visibilitas luas, pengurangan kompleksitas operasional, dan keselarasan investasi dengan kebutuhan bisnis.

Manajemen TI terpadu dinilai dapat membantu organisasi membangun fondasi efisiensi operasional sekaligus mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Ekspektasi ini mencerminkan evolusi peran TI dari sekadar menjaga infrastruktur menjadi penyumbang produktivitas dan optimalisasi biaya.

Sayangnya, mewujudkan hasil tersebut semakin sulit akibat lingkungan TI yang kian kompleks. Karyawan bergantung pada beragam aplikasi serta perangkat di lingkungan cloud, on-premises, maupun hybrid.

Ketika sistem dikelola secara terpisah, masalah sederhana sekalipun menjadi sulit didiagnosis. Gangguan akses aplikasi bisa bersumber dari jaringan, endpoint, autentikasi, hingga infrastruktur dasar.

Visibilitas yang terbatas dapat memperlambat penyelesaian masalah serta menurunkan produktivitas karyawan. Pada akhirnya, insiden yang tidak terselesaikan berpotensi mengganggu pengalaman pelanggan dan menimbulkan biaya tak perlu.

Melalui manajemen TI terpadu, organisasi dapat menghadirkan visibilitas di seluruh endpoint, jaringan, aplikasi, serta operasi layanan.

Pendekatan ini membantu tim mengidentifikasi masalah lebih dini dan mengambil keputusan berdasarkan pemahaman komprehensif.

Nilai terpadu ini menjadi sangat relevan saat AI terintegrasi ke dalam operasi TI. AI membantu mengenali pola dan mengotomatiskan proses rutin, tetapi efektivitasnya bergantung pada lingkungan operasional sekitar.

Dengan integrasi yang baik, organisasi dapat menerapkan AI pada tantangan nyata sekaligus mengukur dampaknya secara efektif. Pendekatan tersebut mengubah pola kerja dari sekadar memakai AI menjadi memanfaatkan AI untuk memperbaiki cara bisnis beroperasi.

Bagi Indonesia, implikasi transformasi ini melampaui skala masing-masing organisasi. Dunia usaha perlu memastikan investasi AI menerjemahkan peningkatan produktivitas nyata demi memperkuat daya saing nasional.

Keunggulan kompetitif berikutnya tidak lagi datang dari sekadar mengadopsi lebih banyak teknologi. Keunggulan tersebut tumbuh dari kemampuan mengelola teknologi secara lebih cerdas dan terpadu.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Modena Luncurkan Freezer dan Showcase Cooler Terbaru

marketinginsight.id – Modena memperkenalkan seri terbaru Professional Chest Freezer dan Professional Showcase Cooler yang dirancang untuk mendukung kebutuhan berbagai jenis...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img