marketinginsight.id – Inisiatif sosial dan program apresiasi kini menjadi strategi krusial bagi perusahaan platform digital dalam menjaga loyalitas serta keterikatan para mitranya. Pendekatan yang berorientasi pada kesejahteraan ini tidak hanya memperkuat hubungan kerja sama, tetapi juga menciptakan dampak sosial berkelanjutan bagi komunitas.
Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan program penghargaan yang memberikan ruang tumbuh dan apresiasi bermakna bagi para pekerja lapangan. Komitmen berkelanjutan ini mempertegas peran penting ekosistem kemitraan dalam menopang operasional bisnis secara keseluruhan.
Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan secara konkret melalui pelepasan keberangkatan ratusan mitra pengemudi untuk menjalankan ibadah ke Tanah Suci. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi yang harmonis antara pertumbuhan bisnis dan nilai-nilai kemanusiaan.
Grab Indonesia memberangkatkan 105 Mitra Pengemudi untuk menunaikan ibadah umrah melalui Program BERKAH. Program ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para Mitra Pengemudi dan kontribusi mereka dalam mendukung keseharian masyarakat.
Dari 105 jamaah tersebut, 100 orang merupakan penerima Program BERKAH. Sementara itu, lima jamaah lainnya merupakan Mitra Pengemudi dengan kisah inspiratif yang telah menerima apresiasi serupa sebelumnya.
Para jamaah berasal dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Makassar, Medan, Kendari, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Manado. Mereka dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada 13 September 2026.
Sebelum keberangkatan, para jamaah mengikuti acara pelepasan dan manasik di Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, pada 12 September 2026 di Hotel Neo+ Airport Jakarta.
Dukungan juga disampaikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi. Acara pelepasan rombongan Jakarta diselenggarakan secara terpisah pada 11 September 2026 di kantor pusat perusahaan.
Menteri Perhubungan menyatakan bahwa para Mitra Pengemudi adalah mitra kerja yang setiap hari memegang amanah besar mengantarkan masyarakat sampai ke tujuan. Oleh karena itu, pemerintah menyambut positif kesempatan ibadah umrah yang dibuka bagi para mitra.
Menteri Perhubungan berharap perjalanan tersebut menjadi ladang kebaikan serta membawa doa baik bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Selain itu, diharapkan tercipta ruang bagi semua pihak dalam ekosistem untuk terus bertumbuh bersama dan saling mendukung.
Di kesempatan berbeda, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf turut menyampaikan pesan mendalam kepada para jamaah. Perjalanan umrah dinilai bukan hanya kesempatan beribadah, melainkan momen mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menemukan ketenangan.
Menteri Haji dan Umrah menghargai inisiatif yang memberikan kesempatan kepada para Mitra Pengemudi untuk beribadah ke Tanah Suci. Doa terbaik dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan ibadah.
Menteri Haji dan Umrah juga menitipkan pesan khusus kepada para jamaah. Jamaah diharapkan dapat mendoakan keselamatan serta kemajuan bangsa dan negara selama berada di Tanah Suci.
Program BERKAH merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendampingi mitra dalam berbagai tahap kehidupan mereka. Melalui rangkaian dukungan ini, pihak penyelenggara berupaya menghadirkan bentuk apresiasi, perlindungan, dan pengembangan yang relevan.
Program ini berlangsung pada 1 April hingga 15 Mei 2026 dan terbuka bagi mitra pengemudi roda dua maupun roda empat. Mekanisme penilaian mempertimbangkan indikator aktivitas yang disesuaikan dengan karakteristik operasional di masing-masing wilayah.
Pada 26 Mei 2026, sebanyak 100 Mitra Pengemudi ditetapkan sebagai penerima program. Rombongan ini kemudian bergabung dengan lima mitra lain yang telah memperoleh kesempatan serupa pada Februari 2026.
Keberangkatan ini membawa makna yang sangat personal bagi para mitra dan keluarga mereka. Pihak manajemen menegaskan komitmennya untuk ikut hadir di salah satu momen paling berarti dalam hidup mitra.
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, bersyukur dapat mengantarkan mitra dari berbagai wilayah, termasuk mitra perempuan dan penyandang disabilitas. Diharapkan para jamaah dapat kembali ke Tanah Air dengan hati tenang dan penuh rasa syukur.
Salah satu jamaah rombongan ini adalah Endang Jayanti, istri dari almarhum Sukriadi yang merupakan penerima program dari Makassar. Kesempatan umrah almarhum suami tidak dialihkan ke orang lain, melainkan dilanjutkan oleh sang istri.
Endang Jayanti merasa sangat terharu dan bersyukur atas kesempatan berharga ini. Perjalanan ini menjadi sarana untuk mewujudkan doa dan niat baik yang sebelumnya disimpan bersama almarhum suami.
Cerita inspiratif lain datang dari Fika Chasasmeta, mitra pengemudi perempuan asal Jakarta yang aktif mendampingi komunitas Tuli. Perjalanan ibadah ini menjadi pengingat baginya untuk terus membawa manfaat bagi sesama setelah kembali ke Tanah Air.
Pengalaman berkesan juga dirasakan oleh Teguh Amboro, mitra pengemudi GrabCar asal Banyumas yang baru bergabung pada awal tahun 2026. Meskipun statusnya masih mitra baru, kesempatan yang sama tetap terbuka luas baginya.
Teguh Amboro tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan emas untuk berangkat ke Tanah Suci. Pengalaman ini memberikan rasa syukur mendalam yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.
Kisah Endang, Fika, dan Teguh mencerminkan keberagaman latar belakang serta perjalanan hidup para mitra. Setiap nama yang berangkat membawa harapan dan cerita personal yang sangat istimewa.
Manajemen berharap perjalanan ini memberikan ruang bagi para mitra untuk menunaikan doa-doa yang selama ini disimpan. Kepulangan mereka diharapkan membawa kenangan serta nilai yang jauh lebih berarti bagi keluarga.
Para jamaah dijadwalkan menjalankan rangkaian ibadah umrah pada 13 hingga 22 September 2026 di Madinah dan Makkah. Selama perjalanan, rombongan akan didampingi oleh muthawif dan tim perjalanan resmi.
Seluruh rangkaian kegiatan akan mengikuti ketentuan yang berlaku secara tertib. Hal ini bertujuan agar para jamaah dapat beribadah dengan tenang hingga kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat.
Redaksi



