marketinginsight.id – Kapal Api menghadirkan “Kapal Api Goes to Campus: Seduh Inspirasi” di Universitas Indonesia (UI) sebagai wujud komitmen menciptakan ruang kolaborasi yang aman dan inspiratif bagi generasi Z, khususnya dalam membekali diri menghadapi dunia kerja yang kian menantang.
Indonesia Gen Z Report tahun 2024 menunjukkan bahwa 60 persen generasi ini merasa khawatir terhadap ketimpangan sosial dan ekonomi.
Kekhawatiran ini diperkuat oleh tingginya tingkat pengangguran Gen Z, yakni sebesar 16 persen, tertinggi di Indonesia pada tahun ini.
Di tengah persaingan kerja yang makin ketat dan menyusutnya peluang entry-level akibat otomatisasi dan kecerdasan buatan (AI), Gen Z juga kerap disalahpahami karena menjunjung nilai seperti work-life balance dan pencarian makna (purpose).
Kapal Api melihat ini sebagai perbedaan pola pikir lintas generasi yang perlu dijembatani lewat ruang dialog yang setara dan saling mendengar.
Brand Manager Kapal Api Wahyu Timothy menyampaikan bahwa “Seduh Inspirasi” menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk berbagi ide dan inspirasi, serta membangun kepercayaan diri dalam menyongsong masa depan.
“Kapal Api memahami bahwa setiap generasi punya tantangannya sendiri. Selama hampir satu abad, Kapal Api telah menemani berbagai generasi di Indonesia melewati masa-masa itu, bukan hanya di setiap cangkir, tapi juga di setiap cerita dan keresahan yang ingin mereka bagikan,” kata Timothy.
Acara talk show dan monolog ini mengangkat tema “Gen Z Starter Pack: Grow, Create, Thrive” yang dirancang sebagai bekal agar generasi Z dapat tumbuh, berkarya, dan percaya diri.
Sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang hadir untuk berbagi perspektif, di antaranya Theo Derick (pengusaha muda dan kreator konten), Pramudya A. Oktavinanda (Ketua Umum ILUNI UI 2025–2028), Ifandi Khainur Rahim (CEO dan Founder Satu Persen), Fellexandro Ruby (entrepreneur dan penulis), dan Dr. Indrawan Nugroho (CEO Corporate Innovation Asia). Pembahasan mencakup isu-isu krusial seperti pengembangan diri, literasi keuangan, dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Theo, salah satu pembicara acara ini, mengatakan, “Generasi Z membutuhkan ruang kolaborasi dan inspirasi antarsesama agar bisa bertahan dan beradaptasi dengan dunia yang terus berubah. Lewat kegiatan seperti Seduh Inspirasi, kita bisa saling dengar, saling dukung, dan memperkuat semangat untuk tumbuh bersama.”
Selain mengikuti sesi diskusi, para pengunjung juga terlibat dalam rangkaian aktivitas interaktif yang mendorong semangat positif.
Di berbagai stan, mereka menantang stigma yang kerap dilekatkan pada Gen Z, lalu menyuarakan mimpi dan harapan mereka.
Para pengunjung acara juga membawa mimpi dan harapan mereka tersebut ke atas panggung di sesi Ruang Manifestasi untuk dibagikan dan menjadi inspirasi bagi sesama.
Aktivasi ini dirancang untuk memperkuat optimisme generasi muda bahwa setiap mimpi bisa diwujudkan, terutama saat mereka saling mendengar dan menguatkan.
Melalui Seduh Inspirasi, Kapal Api mempertegas komitmennya untuk terus relevan dan bermakna bagi generasi muda Indonesia.
Acara di UI ini menjadi awal dari gerakan inspirasi yang akan berlanjut ke Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, pada 30 November mendatang untuk mendukung Gen Z agar tumbuh, berkarya, dan terus melangkah maju bersama.
Redaksi



