Saturday, August 8, 2026

Yukito Usung Pakaian Oversize Gaya Jepang untuk Pria Urban Indonesia

Must Read

marketinginsight.id – Yukito, brand menswear lokal di Indonesia yang mengusung konsep ‘Japanese inspired, locally produced’ resmi memperkenalkan diri ke publik.

Brand yang hadir sejak Oktober 2024 ini menjawab kebutuhan gaya pakaian pasar pria urban yang nyaman dikenakan di iklim tropis.

Koleksi pakaian oversize ini terinspirasi dari Yukata dan Kimono dengan bahan cotton-linen blend yang diproduksi secara lokal. Hingga saat ini, Yukito telah menjual ribuan produk dari 27 SKU yang terbagi ke dalam empat koleksi.

Produk fashion ini ditujukan untuk pria urban dari berbagai kalangan maupun profesi. Selain tersedia secara online di Shopee, koleksi Yukito juga dipasarkan secara offline melalui partisipasi bazar seperti acara Semasa.

Founder Yukito, Dave Ependi, menjelaskan antusiasme pasar yang diterima sejak awal hadir di Indonesia. Menurut Dave, dalam 1,5 tahun Yukito sudah menjual ribuan produk dengan pertumbuhan positif sebesar 120 persen, khususnya melalui penjualan offline.

Pembeli brand lokal ini pun tersebar di beberapa provinsi, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi. Bagi brand UMKM yang baru, pencapaian ini memberikan semangat dalam menjawab kebutuhan mode masyarakat Indonesia berikutnya.

Dalam penerapan desainnya, siluet oversize khas kimono dan yukata diterjemahkan menjadi pakaian harian bergaya minimalis yang cocok dipadupadankan. Filosofi ini diwujudkan melalui empat koleksi bertajuk Jepang, yaitu Kihon, Haru no Kaze, Kage, dan Sen.

Penggunaan material cotton-linen membuat pakaian tetap nyaman dipakai sehari-hari di iklim tropis Indonesia.

Keempat koleksi tersebut menghadirkan elemen desain yang konsisten untuk menegaskan aksentuasi oversize sekaligus identitas khas Jepang.

Salah satu cirinya terlihat pada potongan drop-shoulder kemeja yang memberi kesan dramatis. Identitas ini diperkuat lewat detail signature berupa kemeja berlengan tiga perempat model big cuff dengan dua kancing.

Sejalan dengan konsep ‘locally produced’, seluruh proses produksi dikerjakan oleh konveksi dan penjahit UMKM dengan kain dari pemasok lokal.

Langkah ini menjadikan Yukito tumbuh sebagai brand menswear yang turut memberdayakan rantai produksi UMKM lokal.

Pada ragam pilihannya, Vol. 1 Kihon menghadirkan kemeja oversize dan celana straight cut sebagai fondasi gaya harian. Sementara Vol. 2 Haru no Kaze menawarkan kemeja oversize dengan nuansa warna earthy seperti sage dan olive.

Selanjutnya pada Vol. 3 Kage, desain bernuansa serba hitam tampil dengan potongan menyerupai kimono dan celana volume lebar.

Adapun Vol. 4 Sen bermain dengan layering kemeja lengan panjang, vest, aksentuasi sash, serta celana volume lebar.

Seluruh koleksi menggunakan material cotton-linen blend untuk atasan serta cotton-twill untuk celana dan vest. Produk Yukito dibanderol pada rentang harga Rp299.000 hingga Rp549.000 untuk pengerjaan jahitan lokal berkualitas.

Melalui penerimaan positif masyarakat, Dave berharap brand ini dapat terus tumbuh menjadi ekosistem yang menghidupi industri konveksi lokal.

Dave menegaskan komitmennya untuk membuktikan bahwa produk UMKM Indonesia mampu memberikan kualitas terbaik bagi pengguna.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Rekomendasi Water Heater Listrik Low Watt Paling Hemat dan Aman

marketinginsight.id – Permintaan akan water heater listrik terus meningkat seiring berkembangnya gaya hidup masyarakat yang mengutamakan kepraktisan di rumah. Namun, kekhawatiran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img