marketinginsight.id – Mitra Keluarga, salah satu jaringan rumah sakit swasta terbesar dan paling berpengalaman di Indonesia, mengumumkan fase baru dalam transformasi digitalnya.
Jaringan ini memanfaatkan Amazon Bedrock, layanan AI generatif dari Amazon Web Services (AWS), untuk membebaskan tim dari pekerjaan berulang yang memakan waktu.
Langkah strategis tersebut diambil agar perusahaan dapat terus meningkatkan standar pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Pada 32 rumah sakit di seluruh jaringannya, efisiensi dilakukan untuk memodernisasi sistem kerja karyawan.
Penerapan AI ini mencakup proses perekrutan tenaga profesional hingga percepatan pengembangan aplikasi operasional harian tenaga klinis.
Pihak manajemen menegaskan bahwa setiap inovasi yang dijalankan selalu berorientasi pada kebutuhan pasien.
“Dengan memanfaatkan AI generatif di AWS untuk menyederhanakan proses backend, kami membantu tim bekerja lebih efisien dan berfokus pada peningkatan sistem pelayanan,” ujar Chief Information Officer Mitra Keluarga, Yosep Sutrisno.
Yosep menambahkan bahwa inilah bentuk transformasi digital yang ideal di sektor kesehatan, yakni teknologi bekerja secara efisien di belakang layar agar fokus utama tetap pada layanan pasien.
Bagi jaringan rumah sakit berskala besar, proses perekrutan merupakan kegiatan berkelanjutan yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Oleh karena itu, bekerja sama dengan Sarana AI sebagai partner AWS, Mitra Keluarga menerapkan asisten penyaringan kandidat bernama Nara.
Sistem Nara menstandarkan informasi dari berbagai format resume serta mencocokkan kandidat sesuai kebutuhan kualifikasi.
Kendati demikian, seluruh keputusan akhir perekrutan tetap berada penuh di tangan tim HR, dengan dukungan sistem keamanan data dari Amazon Bedrock Guardrails.
Inovasi tersebut berhasil menghemat lebih dari 2.300 jam kerja HR setiap tahun dengan mempercepat proses seleksi awal. Pihak pengembang menekankan bahwa penghematan waktu sangat krusial agar keputusan strategis tetap dipegang oleh sumber daya manusia yang bertanggung jawab.
“Kami membangun solusi perekrutan ini di atas Amazon Bedrock agar setiap respons AI tetap berada dalam batasan aman,” jelas Co-Founder dan CEO Sarana AI, Aktsa Midy Efendy.
Selain di bidang HR, Mitra Keluarga menggunakan alat pengembangan Kiro berbasis AI dari AWS untuk mempercepat pembuatan aplikasi internal.
Hasilnya, aplikasi manajemen fasilitas yang semula diproyeksikan selesai tiga bulan kini rampung hanya dalam satu bulan.
Bahkan, produktivitas kode bulanan pengembang melonjak hingga 15 kali lipat. Di sisi lain, proses penanganan kendala sistem rekam medis yang sebelumnya memakan waktu satu minggu kini singkat menjadi satu hingga dua hari saja.
“Layanan kesehatan hadir untuk memberikan perawatan terbaik bagi pasien,” ungkap Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni.
Anthony menilai Mitra Keluarga berhasil mengembalikan waktu berharga bagi tenaga medis sehingga orang-orang yang tepat dapat mendampingi pasien lebih cepat.
Ke depan, Mitra Keluarga tengah mengeksplorasi perluasan penggunaan AI generatif ke berbagai aspek operasional lainnya.
Fokus utama pengembangan selanjutnya mencakup kemudahan pembuatan janji temu hingga peningkatkan kualitas layanan pascakunjungan.
Redaksi



