marketinginsight.id – Maybank Islamic Berhad (Maybank Islamic) dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui Unit Usaha Syariah berkolaborasi dengan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatra Utara meluncurkan Women Empowerment Programme (WEP).
Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya terpadu untuk mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah Tanah Air.
Melalui pendanaan dari zakat Maybank Islamic dengan total alokasi sebesar Rp1,437 miliar, Program WEP dirancang untuk berjalan selama satu tahun penuh.
Implementasi di lapangan akan dijalankan langsung oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatra Utara yang bekerja sama dengan Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia.
Pada tahap awal perkembangan ini, inisiatif tersebut diharapkan mampu memberdayakan 50 perempuan dari kategori asnaf fakir dan miskin di Sumatra Utara.
Para peserta akan menerima dukungan komprehensif mulai dari pengembangan kewirausahaan, peningkatan kapasitas, pendampingan, perluasan akses bisnis, hingga bantuan permodalan.
Terkait organisasi mitra, ‘Aisyiyah merupakan gerakan pemberdayaan perempuan di bawah naungan PP Muhammadiyah yang memiliki fokus luas.
Fokus utama gerakan ini mencakup bidang pendidikan perempuan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat.
Selain mendapatkan kucuran hibah modal usaha, para penerima manfaat dijadwalkan mengikuti pelatihan serta pendampingan langsung secara berkala.
Materi pelatihan tersebut dirancang mencakup perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, hingga penguatan kapasitas usaha di lapangan.
Guna memberikan dampak yang optimal, program pemberdayaan ini akan difokuskan secara khusus pada pelaku usaha mikro di sektor kuliner.
Langkah tersebut direalisasikan dengan memanfaatkan dana zakat produktif dari Maybank Islamic Berhad untuk kelompok Asnaf Fakir dan Miskin atau mustahiq.
Penyaluran dana zakat produktif ini ditujukan membantu perempuan pelaku usaha memperkuat ketahanan ekonomi keluarga masing-masing.
Diharapkan lewat dukungan ini mereka mampu membangun fondasi usaha yang jauh lebih mandiri dan berkelanjutan.
Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Romy H Buchari menyatakan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan pelaku usaha mikro merupakan langkah taktis.
Upaya ini krusial dalam menciptakan ketahanan finansial keluarga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat rentan di tengah tantangan zaman.
Lebih lanjut, Romy H Buchari menegaskan program ini sejalan dengan misi Humanising Financial Services yang selalu diusung oleh Maybank Indonesia.
Pihaknya berkomitmen hadir sebagai mitra bisnis berkelanjutan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Oleh karena itu, penyaluran zakat produktif lewat program WEP menjadi bukti nyata komitmen menjadi mitra strategis. Inisiatif ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat secara luas demi menciptakan dampak yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Momentum peluncuran inisiatif ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Regional Director Maybank Indonesia Regional Sumatra Erlina Salim. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatra Utara Nur Rahmah Amini di Medan.
Prosesi penyerahan ini dilangsungkan dalam rangkaian Resepsi Milad ke-109 ‘Aisyiyah bertema “Strengthening Humanitarian Da’wah to Realize Peace”. Acara tersebut diselenggarakan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara pada awal pekan ini.
Secara keseluruhan, program kolaboratif ini menjadi langkah nyata yang diinisiasi Maybank Islamic dan Maybank Indonesia bersama mitra strategis. Kolaborasi ini fokus mendukung gerakan pemberdayaan ekonomi perempuan yang bergerak langsung di tingkat akar rumput.
Melalui program pelatihan terstruktur dan bantuan modal, para perempuan mustahiq di Sumatra Utara didorong untuk naik kelas. Target akhirnya adalah mentransformasi para peserta menjadi wirausaha mandiri yang memiliki daya saing tinggi.
Di sisi lain, implementasi Program WEP ditargetkan mampu meningkatkan literasi keuangan para pelaku usaha mikro secara signifikan. Intervensi ini diproyeksikan memicu kenaikan produktivitas serta pendapatan peserta berkisar antara 15% hingga 30%.
Untuk memperkuat pencapaian tersebut, dikembangkan pula ekosistem bisnis berkelanjutan yang melibatkan seluruh penerima manfaat.
Ekosistem ini mencakup penyelenggaraan Entrepreneurship Expo serta sesi seminar khusus untuk menampilkan perkembangan usaha nyata.
Seluruh rangkaian program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan ini selaras dengan semangat Keuangan Sosial Islam dan Maqasid Syariah.
Prinsip pelaksanaan juga mengadopsi standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Sebagai penutup, langkah kolaboratif di dalam ekosistem Maybank Group ini menjadi wujud nyata dari implementasi strategi korporasi. Program strategik bernama ROAR30 ini berkomitmen menciptakan dampak sosial positif di seluruh kawasan ASEAN dan khususnya Indonesia.
Redaksi



