Digitalisasi Retribusi Daerah Lampung Kini Makin Praktis Lewat SAIBARA

Must Read

marketinginsight.id – Transmisi teknologi finansial kini menyasar efisiensi tata kelola retribusi publik di tingkat pemerintah daerah. Langkah integrasi ini mempermudah transparansi transaksi sekaligus mempercepat pendapatan daerah.

Aplikasi layanan publik memerlukan dukungan infrastruktur pembayaran yang fleksibel dan dapat diandalkan masyarakat. Sinergi lintas sektor menjadi instrumen penting dalam memperkuat adopsi pembayaran secara digital.

Inisiatif digitalisasi retribusi terus diperluas untuk menjangkau berbagai sektor pelayanan masyarakat di daerah. Pilihan metode transaksi yang beragam makin memudahkan masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban retribusi.

Paylabs berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung dan Bank Lampung untuk memperluas pilihan pembayaran retribusi daerah melalui Satu Aplikasi Belanja Retribusi Daerah (SAIBARA). Kolaborasi ini memungkinkan masyarakat Lampung mengakses berbagai metode pembayaran digital dalam satu ekosistem, mulai dari QRIS, virtual account, e-wallet, hingga Paylater.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor Bapenda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Rabu (7/10). Melalui kolaborasi ini, Paylabs mendukung integrasi berbagai kanal pembayaran ke dalam ekosistem SAIBARA, sementara Bank Lampung menjalankan peran dalam infrastruktur perbankan dan proses settlement ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Bapenda Lampung.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul menyampaikan bahwa digitalisasi pembayaran retribusi daerah merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk menghadirkan layanan publik yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Lewat SAIBARA, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan retribusi dalam satu platform dan memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan.

Direktur Paylabs Bram Helianto menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi, dengan sinergi antarpihak sebagai salah satu kunci dalam menghadirkan layanan pembayaran yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. Paylabs hadir untuk mendukung Bapenda Lampung dan Bank Lampung melalui infrastruktur pembayaran yang memungkinkan berbagai kanal pembayaran terintegrasi dalam satu ekosistem.

Dukungan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran retribusi daerah secara digital. SAIBARA saat ini telah digunakan oleh 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung dan mencakup berbagai layanan retribusi, terutama pada sektor pariwisata dan layanan publik.

Dengan dukungan infrastruktur pembayaran Paylabs, masyarakat dapat memilih metode pembayaran sesuai dengan kebutuhan dan preferensinya. Setelah pembayaran berhasil, status dan detail transaksi dapat dipantau secara digital melalui aplikasi, termasuk dokumen transaksi seperti Surat Penetapan Retribusi Daerah (SPdORD) dan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD).

Sejalan dengan perluasan pilihan pembayaran dalam ekosistem SAIBARA, opsi Paylater atau Buy Now Pay Later (BNPL) juga tersedia sebagai salah satu alternatif sumber dana pembayaran, termasuk melalui Shopee PayLater. Kehadiran opsi tersebut melengkapi kanal pembayaran lainnya yang tersedia dalam ekosistem SAIBARA.

Perluasan pilihan pembayaran digital tersebut sejalan dengan pertumbuhan penggunaan instrumen pembayaran digital di Indonesia. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 16,07 miliar transaksi pada kuartal II 2026, tumbuh 36,88% secara tahunan.

Pada periode yang sama, transaksi QRIS juga tumbuh 100,12%. Di Lampung, digitalisasi transaksi menjadi bagian upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kerja sama ini, dukungan dari sisi perbankan juga diberikan oleh Bank Lampung melalui penguatan infrastruktur pembayaran yang aman, mudah, dan dapat diandalkan. Bank Lampung mendukung pembayaran melalui QRIS sekaligus menjalankan peran dalam proses settlement ke RKUD Bapenda Lampung.

Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana menilai sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan penyedia teknologi pembayaran penting untuk membangun ekosistem transaksi pemerintah daerah yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kolaborasi ini memperkuat peran Paylabs dalam menghadirkan pembayaran digital yang terintegrasi dalam ekosistem layanan pemerintah daerah, sekaligus memperluas akses pembayaran retribusi secara digital di Provinsi Lampung.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Igloo dan DANA Luncurkan Asuransi Hujan Parametrik Pertama di Indonesia

marketinginsight.id – Perkembangan teknologi digital terus mendorong lahirnya inovasi perlindungan finansial yang makin aplikatif bagi aktivitas harian masyarakat. Langkah ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img