One Global Resorts Meluncurkan One Muse Sebagai Platform Social Enterprise

Must Read

marketinginsight.id – Industri hospitality global semakin gencar mengintegrasikan nilai keberlanjutan sosial ke dalam model bisnis utama mereka.

Di tengah ketatnya persaingan pasar akomodasi modern, konsumen kini tak lagi sekadar menilai fasilitas fisik atau kualitas layanan, melainkan juga dampak nyata yang dihadirkan oleh sebuah merek bagi komunitas sekitarnya.

Integrasi antara keberhasilan finansial dan tanggung jawab sosial kini menjadi kunci utama dalam membangun keterikatan konsumen secara emosional.

Langkah inovatif ini membuktikan bahwa strategi bisnis yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih tangguh sekaligus berkelanjutan dalam jangka panjang.

Salah satu perwujudan nyata dari pergeseran tren ini ditunjukkan oleh One Global Resorts Green Square melalui peluncuran platform sosial bernilai tambah tinggi.

Langkah strategis tersebut menjadi studi kasus menarik tentang bagaimana unit bisnis komersial dapat bertransformasi menjadi ruang inklusif tanpa mengorbankan performa bisnis di pasar global.

One Global Resorts Green Square meluncurkan One Muse sebagai kafe, bar, galeri seni, sekaligus platform social enterprise. Fasilitas hotel bintang lima milik pengusaha asal Surabaya, Iwan Sunito, ini hadir untuk mendukung tujuan sosial.

Kehadiran tempat ini menjadi perwujudan nyata visi Sunito Foundation dalam membuka peluang bagi individu dengan kebutuhan belajar khusus. Langkah ini dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta potensi generasi muda.

Pendiri sekaligus Chief Executive Officer One Global Resorts, Iwan Sunito, menegaskan bahwa setiap orang berhak dilihat berdasarkan pencapaian mereka. Konsep ruang kerja dan galeri ini diharapkan mampu menjadi wadah inklusif bagi seluruh komunitas.

Nama One Muse terinspirasi dari sosok Hannah Sunito, putri kedua sang pendiri bisnis tersebut. Hannah merupakan individu dengan kebutuhan belajar khusus yang berhasil berkembang menjadi seorang seniman produktif.

Berbagai karya seni lukis Hannah telah dipamerkan pada sejumlah ajang perhelatan seni di Sydney, Australia. Bahkan pada 2021, karya lukisannya meraih penghargaan utama dalam Randwick Art Society Annual Exhibition.

Saat ini Hannah memegang peranan aktif sebagai Chief Executive Officer One Muse. Kepemimpinannya mengarahkan arah bisnis sekaligus misi sosial yang diusung oleh lembaga tersebut.

Keberhasilan perjalanan Hannah menjadi fondasi awal untuk membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat umum. Pihak manajemen berharap platform ini dapat menginspirasi ribuan individu lainnya di masa depan.

Pengembangan tahap berikutnya difokuskan pada proyek ekspansi kawasan yang dinamakan One Muse Art Street. Konsep ini akan membawa aktivitas seni menuju ruang publik di sekitar kawasan Green Square Library.

Kawasan kreatif ini dirancang mengadopsi suasana piazza Eropa dengan menghadirkan pertunjukan seni hingga pasar kreatif luar ruang. Seluruh pengunjung dari berbagai latar belakang dapat berpartisipasi secara langsung.

Pihak pengelola sedang berdiskusi dengan Pemerintah Kota Sydney untuk merealisasikan pemanfaatan ruang publik tersebut. Kerjasama ini dilakukan dengan tetap mematuhi seluruh regulasi kota yang berlaku.

Langkah memanfaatkan area jalan raya diambil agar karya seni dapat dinikmati oleh masyarakat luas setiap hari. Kehadiran ruang terbuka ini diyakini memperkuat interaksi sosial antarwarga.

Dalam jangka panjang, kawasan ini diproyeksikan menjadi penghubung utama antara pelaku seni, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Ekosistem ini dibentuk untuk mendukung kemandirian para penyandang kebutuhan khusus.

Program yang dijalankan meliputi pameran, lokakarya, penyediaan lapangan kerja, hingga penyewaan karya seni untuk sektor komersial. Pendekatan ini memberikan kepastian nilai ekonomi bagi para pelaku kreatif.

Melalui platform seni ini, One Global Resorts Green Square memperluas peran bisnisnya di luar layanan hospitality konvensional. Transformasi ini mengubah fasilitas hotel menjadi pusat kegiatan komunitas yang aktif.

Prinsip pemerataan sosial ditegaskan tidak boleh berhenti pada wacana atau kegiatan seremonial belaka. Keberlanjutan program membutuhkan tanggung jawab nyata serta dukungan finansial yang memadai.

Kinerja komersial One Global Resorts Green Square yang solid memberikan dukungan finansial kuat bagi program sosial ini. Sepanjang semester pertama 2026, hotel ini mencatatkan rata-rata tingkat okupansi sebesar 95,07 persen.

Pencapaian pendapatan kotor yang mencapai sekitar AUD 5,6 juta makin memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar. Penghargaan Tripadvisor Travelers’ Choice Best of the Best 2026 turut melengkapi prestasi bisnis tersebut.

Manajemen menyakini bahwa keberhasilan finansial dan tujuan sosial harus saling menopang satu sama lain. Bisnis yang sehat akan memberikan daya tahan bagi keberlanjutan misi kemanusiaan.

Peluncuran platform baru ini bertepatan dengan tingginya permintaan pada sektor pariwisata kota Sydney. Data industri menunjukkan total belanja wisatawan di wilayah tersebut mencapai puluhan miliar dollar.

Lokasi hotel yang terhubung langsung dengan jaringan kereta Green Square Station menjadi keunggulan komparatif tersendiri. Aksesibilitas ini makin memperkuat integrasi antara bisnis pariwisata dan pemberdayaan komunitas.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

The Palace Jeweler Gelar Kilau Perayaan 2026

marketinginsight.id – Perhiasan berlian dengan desain bernuansa kebudayaan lokal saat ini semakin diminati oleh para pencinta mode di tanah air. Keindahan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img