IHG dan Harilela Group Boyong Jaringan Hotel Mewah Vignette Collection ke Tiga Kota Global

Must Read

marketinginsight.id – Dinamika industri perhotelan global kembali menunjukkan pergeseran strategis yang menarik untuk disimak.

Di tengah momentum pemulihan ekonomi dan kebangkitan sektor pariwisata pascapandemi, para pemain utama hospitality terus memperkuat daya saing mereka melalui integrasi brand-brand premium.

Langkah ini tak hanya sekadar ekspansi portofolio, tetapi juga menjadi respons terukur terhadap perubahan preferensi wisatawan kelas atas yang kian mendambakan pengalaman menginap otentik dan kaya akan nilai budaya lokal.

Sektor perjalanan internasional masyarakat Indonesia yang mencatatkan tren positif turut mempertegas urgensi strategi tersebut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan wisatawan domestik ke luar negeri menembus angka 9,17 juta perjalanan sepanjang 2025.

Destinasi-destinasi strategis seperti Singapura dan Hong Kong tetap menjadi primadona utama, yang mengindikasikan kuatnya ceruk pasar wisatawan asal Indonesia bagi portofolio hotel internasional di kawasan regional maupun global.

Membaca peluang pasar yang solid ini, kemitraan strategis berjangka panjang kembali dibukukan oleh pelaku industri global.

Kolaborasi teranyar antara IHG Hotels & Resorts dan Harilela Group menjadi bukti nyata bagaimana sinergi komersial dan kekuatan manajemen jaringan mampu mempercepat penetrasi brand premium di kota-kota gerbang utama dunia, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas wisatawan lintas negara yang terus berkembang.

IHG Hotels & Resorts (IHG) menandatangani kesepakatan portofolio tiga hotel yang menjadi tonggak penting dengan Harilela Group. Langkah ini memboyong tiga hotel mewah ke dalam brand Vignette Collection milik IHG.

Berdasarkan perjanjian waralaba, The Hari London dengan 85 kamar dan The Hari Hong Kong dengan 210 kamar akan bergabung dengan Vignette Collection. Selanjutnya, kerja sama ini juga mencakup konversi Holiday Inn Singapore Orchard City Centre dengan 324 kamar menjadi The Hari Singapore, Vignette Collection.

Pengumuman ini hadir seiring masyarakat Indonesia yang terus memilih perjalanan internasional. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat Indonesia melakukan 9,17 juta perjalanan ke luar negeri pada 2025, meningkat 2,5% secara tahunan.

Capaian tersebut menjadi angka tertinggi dalam enam tahun terakhir. Sementara itu, Singapura tetap menjadi salah satu destinasi luar negeri utama bagi wisatawan Indonesia pada 2025 dengan menerima sekitar 2,4 juta kunjungan.

Di sisi lain, Indonesia tetap menjadi pasar sumber wisatawan internasional terbesar kedua bagi Singapura. Hong Kong juga mencatat pertumbuhan dari Indonesia dengan peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 4% secara tahunan pada 2025.

Kesepakatan ini mencerminkan kemitraan yang telah berkembang selama lebih dari lima dekade. Harilela Group dan IHG kini resmi bekerja sama di enam hotel.

Selain portofolio The Hari, hubungan bisnis ini mencakup Holiday Inn Golden Mile di Hong Kong yang baru saja merayakan ulang tahun ke-50. Kemitraan tersebut juga meliputi pengelolaan Holiday Inn Express Changzhou Center dan Holiday Inn Bangkok Silom.

Bagi Vignette Collection, penambahan tiga hotel di tiga kota global merupakan tonggak sejarah penting. Ekspansi ini memperkuat kehadiran Vignette Collection yang kini memiliki lebih dari 80 hotel beroperasi serta masuk dalam alur pengembangan.

Sebagai brand koleksi Luxury & Lifestyle IHG, Vignette Collection menyatukan hotel-hotel khas di destinasi pilihan. Jaringan ini mengusung visi bersama untuk menawarkan cara bepergian yang lebih autentik.

The Hari Hotels mencerminkan ciri khas Vignette Collection melalui inisiatif Memorable Rituals dan A Means For Good. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui ajang The Hari Art Prize.

Senior Vice President dan Managing Director East Asia & Pacific IHG, Rajit Sukumaran menyatakan kehormatannya dapat merayakan lebih dari lima dekade kemitraan bersama Harilela Group. Hubungan ini dibangun berlandaskan kepercayaan, ambisi bersama, serta komitmen menghadirkan pengalaman perhotelan luar biasa.

Pihaknya menilai pengumuman ini menjadi milestone baru karena portofolio perusahaan kini meluas menjadi enam hotel di lima destinasi perjalanan kelas dunia. Langkah strategis ini sekaligus memperkenalkan Vignette Collection ke salah satu kota gerbang paling strategis di dunia.

Pimpinan IHG tersebut menegaskan bahwa ekspansi ini turut memperluas kehadiran perseroan di London dan Hong Kong. Jajaran manajemen siap menyambut para tamu di hotel-hotel unik tersebut saat resmi dibuka.

Sementara itu, Chairman dan CEO Harilela Group, Dr. Aron Harilela menyampaikan visi jelas dan ambisius untuk memperluas jejak brand The Hari ke berbagai destinasi internasional utama. Karakter hotel ini menghadirkan elegansi yang santai dengan sentuhan budaya serta keramahan yang tulus.

Pihak manajemen Harilela Group menilai penggabungan tiga hotel ke dalam Vignette Collection memberikan peluang kemitraan brand yang terpadu. Langkah ini sekaligus menjadi platform kuat bagi pertumbuhan bisnis melalui pemanfaatan jangkauan global dan kekuatan komersial IHG.

Pimpinan Harilela Group meyakini kemitraan ini akan semakin meningkatkan pengalaman tamu. Langkah ini sekaligus mampu mendorong kinerja yang kuat dan nilai jangka panjang bagi aset hotel.

Vignette Collection sendiri tercatat tumbuh lebih cepat dari target awal untuk mencapai lebih dari 100 hotel dalam dekade pertamanya. Pembukaan terbaru mencakup The One Shanghai Downtown, Palm Springs Hotel Chengdu, dan CIEL Dubai Marina yang menjadi hotel tertinggi di dunia.

Adapun penambahan properti yang bakal datang mencakup dua lokasi strategis lainnya. Proyek tersebut meliputi Mangala Estate Kuantan serta Vaagali Maldives.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Nothing Ear (3a) Resmi Meluncur di Indonesia Dibanderol Rp1.699.000

marketinginsight.id – Erajaya Digital resmi menghadirkan inovasi produk audio terbaru dari merek Nothing, yakni Nothing Ear (3a). Perangkat earbuds nirkabel...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img