Pertimbangan Utama Gen Z dan Milenial Saat Memilih Co-living Modern

Must Read

marketinginsight.id – Fenomena keterjangkauan hunian di wilayah perkotaan kini mendorong pergeseran pola konsumsi properti pada generasi muda. Pertumbuhan harga rumah yang makin melesat membuat skema sewa fleksibel menjadi pilihan realistis untuk menjaga stabilitas finansial.

Dynamic lifestyle yang serba cepat menuntut tersedianya hunian yang tidak hanya efisien dari segi pengeluaran, tetapi juga mendukung mobilitas harian. Kondisi ini membentuk preferensi baru bagi pencari hunian sewa dalam menentukan skala prioritas.

Keputusan memilih hunian sewa kini bertumpu pada perhitungan cermat antara besaran anggaran dan tingkat kenyamanan fasilitas. Perilaku pragmatis tersebut tecermin dari tren pemilihan hunian sewa modern di kota-kota besar.

Tingginya harga rumah kerap dikaitkan sebagai alasan Gen Z dan Milenial memilih hunian sewa seperti co-living. Beralih ke hunian sewa ternyata tidak membuat mereka berhenti berhitung.

Riset yang dilakukan Cove bersama platform riset Jakpat menemukan bahwa harga sewa yang sesuai anggaran menjadi pertimbangan utama Gen Z dan Milenial di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya. Biaya sewa yang sudah mencakup listrik, air, dan internet juga menjadi salah satu pertimbangan utama guna memastikan pengeluaran tetap sesuai anggaran.

Country Director of Growth Cove Dian Paskalis menjelaskan bahwa Gen Z dan Milenial sangat cermat dalam berhitung namun memiliki kompromi yang rendah terkait kenyamanan. Sikap ini bukan semata karena besaran anggaran, melainkan karakter mendasar dari kedua generasi tersebut.

Riset terbaru menunjukkan bahwa di kalangan responden dengan anggaran hidup di atas Rp7,5 juta per bulan, harga sewa yang sesuai anggaran tetap menjadi pertimbangan terbesar. Hal tersebut konsisten ditemukan pada kelompok dengan anggaran hidup di bawah angka tersebut.

Sebanyak 69 persen Gen Z dan Milenial di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya menyatakan harga sewa yang sesuai anggaran sebagai pertimbangan paling utama. Proporsi ini merata di kedua generasi, di mana 7 dari 10 responden sama-sama mempertimbangkan faktor biaya tersebut.

Kedua generasi ini menunjukkan perilaku cermat dan pragmatis di tengah gejolak harga properti. Pengeluaran sehari-hari seperti transportasi juga menjadi bagian dari perhitungan utama mereka.

Lokasi co-living yang strategis menjadi pertimbangan terbesar kedua dengan persentase mencapai 58 persen. Lokasi strategis lebih banyak dipertimbangkan oleh generasi Milenial sebesar 64 persen dibandingkan Gen Z yang mencatatkan 51 persen.

Perbedaan tersebut berkaitan dengan tahap Gen Z yang masih aktif berkuliah atau berada di awal karier sehingga lebih fleksibel. Sementara itu, Milenial umumnya sudah berada di tahap karier yang lebih mapan dengan rutinitas tetap.

Sensitivitas tinggi terhadap harga sewa tidak berarti membuat mereka terpaku untuk berhemat semata. Keterjangkauan biaya sewa harus tetap memenuhi standar kebutuhan dasar.

Lebih dari separuh responden atau 55 persen mempertimbangkan co-living yang harga sewanya sudah mencakup listrik, air, dan internet. Mereka juga enggan menurunkan standar kenyamanan demi harga yang lebih murah.

Faktor berikutnya yang paling banyak dipertimbangkan adalah jaminan keamanan, fasilitas lengkap, serta kenyamanan kamar. Hunian ideal bagi anak muda harus mendukung keseharian dari segi kebutuhan dasar maupun kenyamanan.

Dian Paskalis menambahkan bahwa lokasi dan besaran harga sewa maupun jual saling berkaitan erat di pasar hunian Indonesia. Semakin strategis suatu hunian, maka biaya yang dibutuhkan akan makin tinggi.

Biaya hunian umumnya bertambah seiring kelengkapan fasilitas seperti perabot kamar, keamanan 24 jam, atau area komunal. Co-living hadir sebagai solusi hunian di pusat kota berfasilitas lengkap dengan skema kontrak fleksibel mulai dari hitungan mingguan.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

eufy Luncurkan Baby Monitor E21 dengan Kamera 4K

marketinginsight.id – Peran teknologi dalam membantu orang tua mengasuh anak terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan keamanan, kenyamanan, dan fleksibilitas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img