marketinginsight.id – Gaya hidup masyarakat urban yang bergerak serba cepat kini mendapatkan jawaban baru lewat segelas kopi berkualitas tinggi.
Tanamera Coffee secara resmi memperkenalkan Draft Coffee sebagai solusi bagi mereka yang menginginkan kesegaran instan tanpa kompromi rasa.
Inovasi ini lahir dari pengamatan mendalam terhadap dinamika kota besar yang menuntut segalanya serba efisien namun tetap terjaga mutunya.
Melalui sistem penyajian yang unik, para penikmat kopi kini tidak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan asupan kafein harian mereka.
Proses panjang selama 1 hingga 1,5 tahun telah dilalui tim riset untuk memastikan ramuan khusus ini tetap segar saat keluar dari pipa sistem.
Kehadiran produk ini menandai babak baru dalam industri kopi tanah air yang semakin modern dan adaptif.
Teknologi Keran Pintar dan Rasa Manis Alami
Perbedaan mencolok dari produk ini terletak pada sistem penyajian menggunakan keran khusus yang didesain secara spesifik untuk menjaga kualitas kopi.
General Manager Tanamera Coffee, Rangga Hady Tama, menyebutkan bahwa sistem ini mampu memangkas waktu tunggu hingga di bawah 10 detik saja.
Cara kerjanya mengadopsi mekanisme penarik minuman bir, namun menggunakan gas khusus yang dirancang untuk mendinginkan suhu cairan secara alami.
Penggunaan gas ini sangat krusial karena pelanggan bisa menikmati kopi dingin yang pekat tanpa perlu tambahan es batu yang sering kali mengencerkan rasa.
Selain menjaga suhu, gas tersebut juga memberikan tekstur busa halus dan mengunci rasa manis alami dari biji kopi itu sendiri.
Hal ini memungkinkan konsumen menikmati sensasi manis natural dari buah kopi tanpa perlu menambahkan gula atau pemanis buatan.
Varian Rasa dan Dominasi Kopi Hitam di Pasar
Draft Coffee hadir dengan tiga pilihan utama, yaitu varian Black untuk pencinta kopi murni, White bagi penggemar kopi susu, serta Caramel untuk rasa manis intens.
Seluruh varian tersebut diseduh dengan teknik cold brew sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam sistem pipa draft yang canggih.
Menariknya, data internal menunjukkan bahwa varian Black justru menjadi produk paling laris dengan proporsi penjualan mencapai 40 persen.
Posisi berikutnya ditempati oleh varian White sebesar 35 persen dan varian Caramel yang meraih porsi 25 persen dari total minat pelanggan.
Rangga menilai tren ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran kesehatan di kalangan pekerja kantoran yang mulai membatasi konsumsi gula.
Untuk menjaga kualitas rasa tersebut, perusahaan menggunakan campuran biji kopi pilihan dari tiga daerah ternama, yakni Aceh, Toraja, dan Bali.
Saat ini, pengalaman unik menikmati Draft Coffee seharga Rp30.000 ini baru tersedia secara terbatas di gerai Tanamera Coffee Pasaraya Blok M.
Namun, perusahaan berencana melakukan ekspansi besar-besaran ke berbagai gedung perkantoran di wilayah Jakarta dan Jawa dalam waktu dekat.
Redaksi



