Bank Neo Commerce Dan Akulaku Group Salurkan Bantuan Gempa NTT

Must Read

marketinginsight.id – Bencana alam di berbagai wilayah nusantara selalu menuntut kepedulian serta aksi nyata dari berbagai elemen. Kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Solidaritas antarsesama diwujudkan melalui penyaluran logistik guna memenuhi kebutuhan pokok para korban terdampak. Bantuan tersebut disalurkan secara terpadu lewat lembaga kemanusiaan yang berwenang.

Sinergi berkelanjutan antarperusahaan swasta diharapkan mampu meringankan beban masyarakat pada masa tanggap darurat. Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen sosial dalam merespons situasi krisis di lapangan.

PT Bank Neo Commerce Tbk (“Bank Neo Commerce”, “BNC”, “Perseroan”) bersama Akulaku Group menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan kemanusiaan ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah terdampak.

Bantuan akan digunakan untuk pengadaan dan pendistribusian bahan pangan pokok, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, serta kebutuhan pokok lainnya.

Penyaluran dilakukan melalui jaringan tanggap kemanusiaan BAZNAS RI dengan mempertimbangkan kebutuhan prioritas dan kondisi masyarakat di lapangan.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, pada 10 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, BNC diwakili oleh Adrian Soewardjo selaku Direktur Operasional & Teknologi Informasi.

Sedangkan Akulaku Group diwakili oleh Herryson selaku Direktur Utama PT Akulaku Silvrr Indonesia dan Edy Salim selaku Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia.

Sementara itu, BAZNAS RI diwakili oleh H. Syarifuddin, S.Ag., M.E., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Perencanaan, Pengembangan, dan Inovasi.

Selain itu hadir pula H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., selaku Direktur Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya, Budi Setiawan selaku Kepala Divisi Pengumpulan CSR, serta Fahruddin selaku Kepala Divisi Pengumpulan Digital.

Adrian Soewardjo menyampaikan bahwa pihak manajemen melihat dalam situasi bencana, kebutuhan dasar seperti pangan menjadi salah satu hal yang perlu segera dipenuhi.

Melalui kolaborasi ini, pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan.

Adrian menambahkan, kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Bagi Bank Neo Commerce, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan dampak positif di tengah masyarakat.

Pihaknya mengapresiasi peran BAZNAS RI dalam mengoordinasikan penyaluran bantuan berdasarkan kebutuhan di lapangan, sehingga dukungan yang diberikan dapat tersalurkan secara efektif dan akuntabel.

Sementara itu, Edy Salim selaku Direktur Teknologi Informasi PT Akulaku Finance Indonesia, mengemukakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Akulaku Group terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.

Pihaknya berharap bantuan ini dapat disalurkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Pihaknya percaya bahwa ketika dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat bergerak menuju tujuan kemanusiaan yang sama, dampak yang dihasilkan dapat menjadi lebih besar.

BAZNAS RI akan mengoordinasikan pendistribusian bantuan melalui jaringan kemanusiaan yang dimilikinya, termasuk untuk menjangkau wilayah terdampak yang memiliki tantangan akses.

Mekanisme tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 berdampak terhadap masyarakat di sejumlah wilayah dan menyebabkan kerusakan pada rumah maupun infrastruktur penting.

Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap bantuan segera, termasuk bahan pangan dan kebutuhan pokok lainnya selama masa tanggap darurat dan tahap awal pemulihan.

Sebelumnya, Bank Neo Commerce juga telah menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS RI untuk mendukung masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra pada akhir 2025.

Bantuan tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas sumur air bersih di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Neo Commerce bersama Akulaku Group untuk berkontribusi dalam berbagai inisiatif sosial di Indonesia.

Melalui kolaborasi dengan BAZNAS RI, bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Strategi CFO Indonesia Jembatani Kesenjangan Tata Kelola Korporasi

marketinginsight.id – Dinamika ekonomi global yang bergerak cepat menuntut para pemimpin keuangan korporasi untuk merumuskan strategi adaptasi secara presisi. Peran...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img