Thursday, April 2, 2026

Salesforce Transformasi Program Mitra untuk Era Agentic Enterprise

Must Read

marketinginsight.id – Peralihan menuju Agentic Enterprise menandai perubahan fundamental dalam cara pekerjaan dilakukan.

Transformasi ini menuntut kemampuan untuk membantu pelanggan dalam menerapkan agen otonom yang mampu menghasilkan hasil nyata dalam proses bisnis yang bernilai tinggi.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Salesforce mengembangkan Consulting Track dalam Program Mitra, dari jalur implementasi tradisional menjadi mesin berbasis hasil yang dirancang khusus untuk era agentik, dengan menempatkan satu metrik utama sebagai tolok ukur keberhasilan: hasil nyata yang dapat diverifikasi bagi pelanggan.

Salesforce merumuskan ulang peran mitra agar selaras dengan kecepatan dan kompleksitas bisnis saat ini, dengan menjadikan dampak yang terverifikasi sebagai fondasi bagi seluruh ekosistemnya.

Seiring transformasi teknologi dari sekadar alat pasif menjadi partisipan aktif dalam proses bisnis, Agentic Enterprise butuh lebih dari sekadar model AI.

Diperlukan empat sistem utama, yakni konteks, pekerjaan, agen, dan interaksi, yang terintegrasi dalam satu arsitektur.

Para mitra Salesforce berperan sebagai arsitek penting yang menjembatani lapisan-lapisan tersebut, sekaligus menentukan batas yang jelas mengenai kapan AI bertindak dan kapan keputusan diserahkan kepada manusia.

Untuk mendukung transformasi strategis ini, Salesforce memperkuat investasinya dalam ekosistem mitra dengan cara memberikan apresiasi kepada para ahli yang memastikan agen AI dibangun secara aman, patuh terhadap regulasi, serta mampu menghasilkan dampak yang terverifikasi.

Dengan ekosistem mitra yang saat ini telah menjadi ujung tombak 70% implementasi Agentforce, Salesforce turut memastikan bahwa era agentik mampu mengubah potensi AI menjadi keunggulan kompetitif yang tepercaya.

Salesforce juga secara radikal menyederhanakan cara perusahaan memberdayakan, mengakui, dan meningkatkan skala keberhasilan mitra, guna mendukung pertumbuhan mereka di era agentik.

“Kekuatan ekonomi ASEAN terletak pada keragamannya yang luar biasa, sehingga dibutuhkan ekosistem mitra yang mampu menavigasi kompleksitas dinamika pasar lokal serta tingkat kesiapan digital yang berbeda-beda. Program mitra kami yang telah diperbarui memberikan kemampuan kepada para mitra untuk berperan lebih dari sekadar pelaksana untuk menjadi penasihat strategis di era agentik. Evolusi ini juga memastikan ekosistem kami berada pada posisi yang tepat untuk mendorong terciptanya nilai nyata dan pertumbuhan berkelanjutan di seluruh kawasan yang terfragmentasi namun memiliki potensi pertumbuhan tinggi ini,” ujar Pravar Gautam, Vice President – Alliances & Channel ASEAN di Salesforce.

1. Struktur yang Lebih Sederhana: Memprioritaskan Implementasi Ketimbang Administrasi

Salesforce menyederhanakan kompleksitas administratif dalam program ini dengan mengonsolidasikan metrik keberhasilan dan beralih ke dua tingkatan dalam consulting track, yaitu Summit dan Select.

Perubahan ini meniadakan kerumitan dalam menavigasi sistem penilaian dan perhitungan insentif yang selama ini digunakan.

  • Manfaat bagi Mitra: Ambiguitas berkurang. Keberhasilan tidak lagi diukur melalui daftar periksa manual, melainkan berdasarkan hasil yang diberikan kepada pelanggan melalui skor CSAT, spesialisasi, dan sertifikasi kompetensi.
  • Manfaat bagi Pelanggan: Dampak yang lebih besar. Dengan berkurangnya waktu yang dihabiskan untuk tugas administratif, para mitra dapat lebih fokus pada strategi tingkat tinggi serta menghasilkan dampak bisnis yang terukur.

2. Insentif Berdasarkan Keberhasilan

Salesforce meningkatkan investasinya untuk mendorong pertumbuhan ekosistem mitra dengan menargetkan pendapatan sebesar US$1 miliar dari insentif mitra.

Investasi ini memperkuat komitmen Salesforce untuk memberikan apresiasi kepada mitra yang berhasil mendorong pertumbuhan sepanjang perjalanan pelanggan, mulai dari penjualan awal hingga adopsi jangka panjang.

  • Manfaat bagi Mitra: Peluang pertumbuhan, yang mencakup peningkatan insentif untuk pengajuan prospek (lead submissions), insentif untuk aktivitas pra-penjualan, serta subsidi implementasi pasca-penjualan untuk mendorong aktivasi dan pemanfaatan agen AI.
  • Manfaat bagi Pelanggan: Keberhasilan yang selaras. Mengaitkan insentif mitra dengan tingkat penggunaan aktif, bukan sekadar penyediaan lisensi, memungkinkan pelanggan untuk memperoleh mitra yang memiliki kepentingan langsung dalam keberhasilan transformasi agentik mereka. Kesuksesan mitra menjadi tidak terpisahkan dari keberhasilan pelanggan dalam mencapai ROI setinggi mungkin. Pelanggan tidak hanya membeli lisensi, tetapi merancang hasil bisnis bersama mitra yang berkomitmen untuk memastikan nilai nyata dapat terwujud.

“Sejak awal, Rosetree meluangkan waktu untuk benar-benar memahami kebutuhan dan prioritas bisnis kami, serta merespons setiap masukan dengan cepat dan penuh perhatian. Solusi yang mereka hadirkan tidak hanya inovatif, tetapi juga dirancang khusus sesuai kebutuhan kami, dengan fleksibilitas untuk terus berkembang seiring pertumbuhan bisnis kami,” ujar George Pokorny, SVP, Global Customer Success di OpenTable.

3. Kompetensi Spesialis: Pengakuan Berdasarkan Hasil

Program baru ini menyederhanakan 170 kategori pengakuan lama menjadi 28 kompetensi inti yang selaras dengan pola pembelian pelanggan di dunia nyata, termasuk meningkatnya permintaan untuk kompetensi Agentforce dan Data 360 guna membantu pelanggan bertransformasi menjadi Agentic Enterprise.

Pendekatan ini mengalihkan fokus dari pengetahuan umum menjadi keunggulan implementasi yang terspesialisasi.

  • Manfaat bagi Mitra: Diferensiasi yang lebih kuat. Pengakuan diberikan secara ketat berdasarkan hasil proyek, skor CSAT, dan sertifikasi dalam 28 area spesialisasi produk dan industri.
  • Manfaat bagi Pelanggan: Proses pencarian ahli yang lebih mudah. Platform AppExchange yang diperbarui membantu pelanggan untuk dengan lebih cepat menemukan mitra yang siap melakukan implementasi berdasarkan hasil industri yang terverifikasi, bukan semata berdasarkan ukuran perusahaan.

“Spesialisasi adalah mata uang baru di era agentik. Dengan menyederhanakan kompetensi kami, pelanggan dapat menemukan ahli yang tepat pada waktu yang tepat untuk mengubah potensi AI yang kompleks menjadi keunggulan kompetitif yang tepercaya,” jelas Nick Johnston, SVP, Global Consulting Partners & Partner Sales di Salesforce.

4. Keunggulan Teknis: Akses yang Lebih Luas dan Tata Kelola Agentik

Peralihan menuju AI agentik mensyaratkan paradigma baru dalam keahlian mitra. Salesforce meningkatkan investasi teknis secara signifikan, termasuk peningkatan 2–6 kali lipat dalam voucher sertifikasi serta persyaratan verifikasi praktik langsung untuk memastikan mitra mampu merancang dan menerapkan agen AI yang aman dan patuh di lingkungan perusahaan yang kompleks.

Pendekatan ini bukan sekadar menguji pengetahuan, melainkan membuktikan kapabilitas melalui validasi sandbox di dunia nyata.

  • Manfaat bagi Mitra: Lebih banyak sumber daya. Salesforce menyediakan berbagai sumber daya yang dibutuhkan mitra untuk menerapkan jajaran solusi agentik dengan percaya diri, termasuk akses yang diperluas ke demo orgs, lisensi penggunaan internal, wawasan produk, dan pelatihan. Selain itu, tersedia Partner Dashboards dan alat Bulk Upload baru yang membantu menyederhanakan operasi pelanggan dengan mengurangi proses manual serta memberikan visibilitas yang lebih jelas terhadap catatan proyek.
  • Manfaat bagi Pelanggan: Risiko yang lebih minim. Para mitra menggunakan kerangka tata kelola AI dan pengamanan sistem untuk memastikan setiap implementasi berjalan aman, patuh terhadap regulasi, serta dirancang untuk proses bisnis yang kritikal, sehingga meningkatkan prediktabilitas dan presisi proyek.

“Seiring semakin luasnya adopsi AI di perusahaan, kepercayaan dan tata kelola menjadi faktor yang sangat penting. Program mitra yang mendorong sertifikasi dan standar arsitektur dapat meminimalkan risiko pelanggan sekaligus mempercepat pencapaian nilai bisnis,” tegas Steve White, Program Vice President, WW Channels and Alliances Research, IDC.

”Ekosistem mitra yang matang, seperti yang dimiliki Salesforce, terus mengembangkan standar dan investasi dalam tata kelola mitra untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan,” pungkasnya

Redaksi

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
TODAY'S PICK

Inspirasi OOTD Lebaran Elegan ala Komunitas Coach

marketinginsight.id – Ramadan menjadi momen refleksi diri, perayaan, dan perkumpulan penting bersama orang-orang terdekat. Bersamaan dengan peluncuran produk yang dikurasi khusus...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img