marketinginsight.id – Lanskap perdagangan internasional di tahun 2026 menawarkan cakrawala baru bagi para pelaku usaha tanah air yang ingin memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global.
Melalui dukungan penuh dari Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), peluang pertumbuhan ini kini semakin nyata dengan dibukanya akses menuju pusat perdagangan dunia di Hong Kong.
Samuel Cheng selaku Associate Director, Business Development, Exhibitions and Digital Business HKTDC, secara resmi mengumumkan rangkaian pameran dagang berskala internasional yang siap digelar sepanjang Maret hingga April 2026.
Inisiatif ini bukan sekadar ajang pameran biasa, melainkan sebuah platform strategis bagi pembeli, distributor, serta peritel dari Indonesia untuk melakukan sourcing produk baru secara langsung dan menjalin koneksi dengan pemasok global.
Hubungan bilateral yang telah terjalin lama antara Hong Kong dan Indonesia menjadi fondasi kuat dalam memperkuat peran HKTDC sebagai penghubung utama bagi pelaku usaha lokal.
Pada tahun 2024 saja, Indonesia telah mengukuhkan posisinya sebagai mitra dagang terbesar ke-22 bagi Hong Kong di tingkat global, sekaligus menempati urutan ke-6 di kawasan ASEAN.
Total nilai perdagangan yang mencapai angka lebih dari USD 4,7 miliar mencerminkan dinamika ekonomi yang sangat sehat di antara kedua wilayah tersebut.
Dengan nilai ekspor Hong Kong ke Indonesia yang melebihi USD 2,5 miliar dan nilai impor dari Indonesia sebesar USD 2,2 miliar, kolaborasi ini menciptakan ekosistem bisnis yang saling menguntungkan.
Memasuki bulan Maret 2026, fokus industri akan tertuju pada kemegahan sektor perhiasan melalui tema utama “Fusion of Dazzling Beauty” yang menyatukan dua pameran besar sekaligus.
Agenda ini mencakup HKTDC Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show ke-12 yang menampilkan bahan baku batu mulia, serta HKTDC Hong Kong International Jewellery Show ke-42 yang berfokus pada koleksi perhiasan jadi.
Kedua ajang ini menerapkan format inovatif “two shows, two venues”, di mana pameran batu mulia diselenggarakan di AsiaWorld-Expo dan pameran perhiasan jadi bertempat di Hong Kong Convention and Exhibition Centre.
Area pameran akan dibagi menjadi zona eksklusif seperti Hall of Extraordinary yang menampilkan koleksi kelas atas dari exhibitor ternama seperti Dehres, On Tung, hingga Autore Pearls.
Selain itu, pengunjung dapat mengeksplorasi Hall of Fame yang menghadirkan merek-merek legendaris internasional seperti Giorgio Visconti dari Italia dan Zen Diamond dari Turki.
Bagi mereka yang mencari inovasi terkini, Designer Galleria akan menyuguhkan karya-karya trendi dari para desainer garis depan asal Tiongkok, Jepang, hingga Thailand.
Partisipasi Indonesia dalam ajang ini tergolong sangat kuat, dengan hadirnya nama-nama besar seperti Lotus Lingga Pratama PT, PT Hartono Wira Tanik, hingga Uc Silver Bali.
Mengingat tingginya permintaan emas di kawasan ASEAN, pameran ini juga kembali menyoroti Gold Jewellery Zone yang menampilkan keahlian pengerjaan emas berkualitas tinggi dan desain inovatif.
Tidak berhenti pada perhiasan, akhir April 2026 akan diramaikan oleh rangkaian pameran gaya hidup yang mencakup produk hadiah, peralatan rumah tangga, hingga industri fashion.
Ajang seperti Home InStyle dan Fashion InStyle hadir untuk memberikan kurasi produk gaya hidup global yang membantu pembeli dalam mendiversifikasi strategi sourcing mereka secara lebih efisien.
Pameran gaya hidup ini telah membuktikan kesuksesannya pada tahun sebelumnya dengan menarik sekitar 100.000 pembeli global dari 131 negara yang berinteraksi dengan lebih dari 6.000 exhibitor.
Fitur menarik lainnya adalah Cultural and Creative Avenue yang menjadi pusat promosi bagi merek-merek kreatif orisinal dan desainer dengan pengalaman visual yang mendalam.
Demi menjawab tantangan zaman, HKTDC terus mengimplementasikan model EXHIBITION+ yang secara cerdas mengintegrasikan pengalaman pameran fisik dengan kekuatan platform digital.
Melalui platform Click2Match yang berbasis kecerdasan buatan, para pelaku bisnis dapat memperluas interaksi mereka secara online sebelum dan sesudah acara fisik berlangsung.
Fitur Scan2Match yang tersedia di aplikasi HKTDC Marketplace memudahkan pembeli untuk memindai kode QR eksibitor demi mendapatkan akses informasi produk secara cepat dan menyimpan daftar favorit mereka.
Transformasi digital ini memastikan bahwa setiap peluang bisnis yang tercipta di area pameran dapat ditindaklanjuti secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Di sisi lain, industri percetakan dan pengemasan juga mendapatkan perhatian khusus melalui Hong Kong International Printing & Packaging Fair serta DeLuxe PrintPack Hong Kong.
Pameran ini menyoroti zona Smart Packaging & New Materials serta Green Printing yang menjawab kebutuhan industri akan solusi kemasan yang inovatif namun tetap ramah lingkungan.
Bagi produk-produk mewah seperti kosmetik, parfum, dan perhiasan, DeLuxe PrintPack menawarkan layanan kustomisasi kemasan premium yang menonjolkan keahlian desain tinggi.
Rangkaian acara juga akan diperkaya dengan berbagai seminar edukatif yang membahas tren masa depan, mulai dari penerapan AI dalam autentikasi desain hingga strategi pemasaran melalui kemasan premium.
Komitmen Hong Kong dalam mendorong kreativitas global juga tercermin dari diadakannya berbagai upacara penghargaan bergengsi seperti Hong Kong Jewellery Design Competition.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah melalui Commissioner for Belt and Road, sinergi profesional antara Hong Kong, Indonesia, dan Malaysia dipastikan akan terus menguat melalui berbagai nota kesepahaman yang telah ditandatangani.
Secara keseluruhan, rangkaian pameran dagang HKTDC 2026 adalah gerbang emas bagi profesional sourcing dan pengusaha Indonesia untuk menembus pasar internasional dengan cara yang paling efektif.
Melalui kombinasi antara produk berkualitas tinggi, jaringan global, dan kecanggihan teknologi, masa depan perdagangan lintas negara kini berada di genggaman Anda.
Redaksi



