marketinginsight.id – Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya memantau kesehatan jantung secara mandiri kini semakin meningkat seiring dengan tingginya risiko penyakit kardiovaskular.
Langkah preventif melalui pengecekan rutin menjadi kunci utama agar kondisi tubuh tetap terkendali sebelum muncul komplikasi yang lebih serius.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Omron Healthcare Indonesia mengambil langkah strategis dengan memperluas jaringan pusat layanan teknis demi menjangkau lebih banyak wilayah.
Ekspansi ini bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna melalui dukungan purna jual yang lebih komprehensif dan mudah diakses.
Fasilitas baru ini dirancang tidak hanya sebagai tempat perbaikan alat, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan uji coba teknologi medis terbaru bagi masyarakat luas.
Kehadiran infrastruktur pendukung ini diharapkan dapat mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih peduli terhadap pemantauan tekanan darah di rumah.
Omron kini telah resmi mengoperasikan Omron Experience Center (OEC) di 12 kota besar yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.
Upaya ini merupakan bagian dari misi global bertajuk Going for ZERO untuk menekan angka risiko stroke dan serangan jantung melalui layanan servis serta kalibrasi alat yang tepercaya.
Dalam memperluas jangkauan ini, Omron bekerja sama dengan beberapa mitra strategis untuk mengelola pusat layanan di berbagai wilayah.
Pusat layanan di wilayah Jakarta dikelola secara langsung oleh PT Omron Healthcare Indonesia untuk melayani kebutuhan pelanggan di ibu kota.
Sementara itu, wilayah Surabaya, Bandung, Palembang, Medan, dan Makassar berada di bawah penanganan MitraCare sebagai mitra pengelola.
Untuk wilayah lainnya seperti Semarang, Yogyakarta, Bali, Balikpapan, Manado, dan Padang, pengelolaannya dipercayakan kepada Datascrip guna memastikan akses dukungan teknis yang cepat.
Kehadiran pusat layanan di 12 kota ini memastikan bahwa setiap pelanggan dapat melakukan perawatan perangkat medis mereka tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat berkonsultasi mengenai akurasi alat hingga melakukan kalibrasi rutin agar hasil pengukuran kesehatan tetap akurat.

Edukasi dan Teknologi untuk Pencegahan Hipertensi
Fokus pengembangan jaringan ini juga menyasar wilayah dengan tingkat risiko kesehatan tinggi, seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi di kedua wilayah tersebut masing-masing mencapai 32,9% dan 31,8%, yang mana angka ini melampaui rata-rata nasional sebesar 30,8%.
Tomoaki Watanabe selaku Direktur Omron Healthcare Indonesia menekankan bahwa akses layanan purna jual yang mudah dijangkau merupakan pilar penting dalam menjaga konsistensi pemeriksaan tekanan darah.
Akses yang cepat dan efisien diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga rutinitas pengecekan tanpa terkendala masalah teknis pada perangkat.
Di sisi medis, Dr. Bagus Andi Pramono dari PERKI menjelaskan bahwa tekanan darah memiliki karakter dinamis yang dipengaruhi oleh stres hingga aktivitas fisik.
Pengukuran yang akurat dan terstandardisasi menjadi faktor krusial dalam menentukan diagnosis serta keberhasilan terapi bagi pasien hipertensi.
Experience Center ini juga berfungsi sebagai sarana bagi pelanggan untuk mencoba langsung berbagai inovasi perangkat kesehatan sebelum membelinya.
Tersedia beragam pilihan alat mulai dari tensimeter digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, hingga perangkat manajemen nyeri dan termometer digital.
Salah satu teknologi unggulan yang diperkenalkan adalah Omron Complete, sebuah alat yang mampu mengukur tekanan darah sekaligus merekam irama jantung secara bersamaan.
Perangkat ini sangat membantu dalam mendeteksi gejala atrial fibrilasi yang sering kali tidak disadari namun mampu meningkatkan risiko stroke hingga lima kali lipat.
Seluruh produk yang tersedia telah melewati proses uji klinis oleh organisasi internasional terkemuka seperti European Society of Hypertension dan British Hypertension Society.
Standar medis internasional yang diterapkan menjamin bahwa hasil pengukuran yang dilakukan secara mandiri di rumah tetap andal dan dapat dipercaya oleh tenaga medis.
Pemanfaatan teknologi digital dalam pencatatan tekanan darah jangka panjang kini terus didorong sebagai bagian dari rekomendasi penanganan kesehatan terkini.
Melalui program kontribusi sosial berkelanjutan, Omron berkomitmen meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui kampanye digital dan kolaborasi bersama tenaga medis profesional.
Dengan ekosistem yang lebih dekat dengan masyarakat, diharapkan kesadaran akan bahaya konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih dapat semakin meningkat.
Upaya kolektif ini diharapkan mampu mewujudkan masa depan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia melalui pemantauan kesehatan yang konsisten dan akurat.
Redaksi



